Longsor Bantaran Sungai di Jember Kidul, Jembatan Penghubung Ambruk dan Warga Terluka
- 07 November 2026
- Dibaca 96 Kali
Bagikan Via:
Longsor Bantaran Sungai di Jember Kidul, Jembatan Penghubung Ambruk dan Warga Terluka
JEMBER, 07 NOVEMBER 2026 - Hujan dengan intensitas sedang memicu longsor pada bantaran sungai di Jalan Cokroaminoto Gang 5, Lingkungan Kebun Kidul, RT 1/RW 34, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Longsor yang terjadi pada Jumat, 06 November 2026, sekitar pukul 17.10 WIB itu menyebabkan akses jalan umum berupa jembatan penghubung antara RT 1/RW 34 dan RT 1/RW 31 ambruk. Selain itu, tiga rumah warga mengalami kerusakan pada bagian dapur.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember menerima laporan kejadian tersebut pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dan melakukan asesmen di lokasi.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Masyhudi, mengatakan jembatan penghubung yang ambruk memiliki panjang sekitar 7,3 meter dan lebar 1,6 meter. Kondisi tersebut berdampak terhadap akses warga di kedua wilayah RT.
“Longsor terjadi pada bantaran sungai setelah hujan dengan intensitas sedang. Dampaknya tiga rumah mengalami kerusakan dan satu jembatan penghubung roboh,” kata Masyhudi.
Berdasarkan hasil asesmen, rumah milik Nur Hadi (46) mengalami rusak ringan. Rumah yang dihuni empat jiwa tersebut terdampak ambrolnya bantaran sungai sepanjang 3,6 meter, lebar 1,8 meter, dan tinggi sekitar 2,5 meter.
Rumah kedua milik Hari Purnomo (64) mengalami rusak sedang. Rumah tersebut dihuni lima jiwa, termasuk satu lansia. Bantaran sungai di sekitar rumah ambrol dengan panjang sekitar 4 meter, lebar 8,7 meter, dan tinggi 2,8 meter.
Sementara itu, rumah milik Lupi Hari Kusyanto (49) mengalami kerusakan ringan pada bagian dapur. Rumah tersebut dihuni sembilan jiwa, termasuk dua lansia. Bantaran sungai yang ambrol memiliki panjang sekitar 3,9 meter, lebar 6,2 meter, dan tinggi sekitar 3 meter.
Dalam kejadian tersebut, seorang warga bernama Rut Kristiani mengalami luka lecet pada kaki dan siku. Korban terjatuh ketika membantu proses evakuasi barang dari rumah yang terdampak longsor. Korban disebut sempat terjatuh ke area longsoran dan telah mendapatkan pengobatan.
Setelah melakukan asesmen, BPBD Kabupaten Jember memasang terpal pada area yang rawan longsor untuk mengurangi risiko material tanah kembali longsor, sekaligus memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak.
Bantuan yang disalurkan antara lain tiga paket sembako, paket kebersihan, sandang, tambahan gizi, makanan siap saji, lauk-pauk, selimut, serta biskuit. BPBD juga menyalurkan family kit, peralatan masak, peralatan makan, paket lansia, dan terpal.
Petugas turut memberikan imbauan kepada warga agar mengurangi aktivitas di sekitar lokasi longsor dan tidak mendekati area bantaran sungai yang rawan mengalami longsor susulan.
“Warga terdampak diimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi longsor. Pemilik rumah juga diminta tidak mendekati area longsoran,” ujar Masyhudi.
Saat ini, terpal telah terpasang di area yang rawan longsor. Warga yang mengalami luka juga telah mendapatkan penanganan.
BPBD Kabupaten Jember selanjutnya merekomendasikan penanganan lanjutan oleh dinas terkait, mengingat bantaran sungai tersebut merupakan wilayah sungai yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Jember.
Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Kabupaten Jember melibatkan Koramil Kaliwates, Polsek Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, Kelurahan Jember Kidul, Kelurahan Tanggap Bencana, serta unsur media. (tgh)