logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jenggawah

Manaqib dan Doa Bersama di Kecamatan Jenggawah, Perkuat Silaturahmi Ulama dan Pemerintah

  • 31 Oktober 2026
  • Dibaca 40 Kali
Bagikan Via:
manaqib-dan-doa-bersama-di-kecamatan-jenggawah-perkuat-silaturahmi-ulama-dan-pemerintah-20261031

Manaqib dan Doa Bersama di Kecamatan Jenggawah, Perkuat Silaturahmi Ulama dan Pemerintah

JEMBER, 31 OKTOBER 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Kantor Kecamatan Jenggawah pada Jumat malam, 30 Oktober 2026. Sekitar 100 orang yang terdiri atas unsur pemerintah, ulama, tokoh agama, dan masyarakat berkumpul dalam kegiatan Manaqib dan Doa Bersama Tingkat Kecamatan Jenggawah. Kegiatan yang dimulai pukul 18.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Camat Jenggawah, Agus Sucahyo, S.Sos., selaku penanggung jawab kegiatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Jenggawah Kapten Inf. Suprayitno, Kapolsek Jenggawah IPTU Andi Ferry Christian, S.H., serta pengasuh Pondok Pesantren Al-Qodiri, KH. Rafadil. Turut hadir para ulama, tokoh agama dan masyarakat, kepala desa beserta ketua TP PKK se-Kecamatan Jenggawah, jajaran pegawai Kecamatan Jenggawah, unsur lintas sektor, serta undangan lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan manaqib yang mengisahkan perjalanan hidup dan keteladanan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Acara kemudian dilanjutkan dengan zikir, tawasul, dan doa bersama sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kebaikan bagi masyarakat Kecamatan Jenggawah dan Kabupaten Jember.

Lebih dari sekadar kegiatan keagamaan, momentum ini juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara ulama dan umara (pemerintah). Melalui pertemuan tersebut, jajaran Muspika bersama tokoh agama dan masyarakat dapat saling bertukar pesan serta menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut disampaikan sejumlah arahan dan pesan terkait program Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Gus Fawait. Di antaranya adalah akses layanan kesehatan gratis melalui Universal Health Coverage (UHC) dan layanan Home Care bagi masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, warga juga diingatkan untuk memanfaatkan kanal pengaduan Wadul Guse sebagai sarana menyampaikan keluhan maupun persoalan terkait pelayanan publik.

Perhatian juga diarahkan pada transparansi penyaluran insentif guru ngaji dan mudin, perluasan kesempatan pendidikan melalui program beasiswa bagi putra-putri Jember, termasuk anak guru ngaji, serta pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan pergaulan negatif di kalangan generasi muda.

Camat Jenggawah, Agus Sucahyo, S.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna penting dalam menjaga hubungan baik antara pemerintah, ulama, dan masyarakat. "Doa bersama ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan pelayanan dan program pemerintah, tetapi juga membutuhkan landasan moral, kepedulian sosial, serta dukungan seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Kecamatan Jenggawah berharap nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian yang terbangun dapat terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat diharapkan tidak berhenti dalam forum keagamaan, tetapi juga tercermin dalam upaya menjaga lingkungan sosial yang harmonis serta mendukung pelaksanaan program-program pembangunan di Kabupaten Jember. (tum)

Galeri Foto