logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Maulid Nabi Jadi Makin Hangat, Lurah Patrang Jember Hibur Warga dengan Lagu Gambus

  • 03 September 2026
  • Dibaca 34 Kali
Bagikan Via:
maulid-nabi-jadi-makin-hangat-lurah-patrang-jember-hibur-warga-dengan-lagu-gambus-20260903

Maulid Nabi Jadi Makin Hangat, Lurah Patrang Jember Hibur Warga dengan Lagu Gambus

Jember, 3 September 2026 - Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di lingkungan RW 006, Jalan Srikoyo, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Jember, berlangsung dengan suasana yang berbeda dan penuh kehangatan.

Di tengah rangkaian tausiah, doa bersama, dan lantunan shalawat, warga mendapat hiburan tak terduga dari Lurah Patrang, Hariyono. Usai menyampaikan sambutan, ia tak langsung meninggalkan lokasi, tetapi justru tampil menghibur masyarakat dengan menyanyikan lagu gambus berbahasa Madura.

Aksi spontan tersebut sontak membuat suasana peringatan Maulid Nabi yang digelar di RT 03/RW 006, Rabu (2/9/2026) malam, semakin cair dan meriah. Warga pun menyambut hangat penampilan sang lurah.

Sebelumnya, Hariyono mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan berkumpul dalam kegiatan keagamaan tersebut.

“Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala. Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, malam hari ini kita masih diberikan nikmat sehat dan kesempatan sehingga dapat hadir bersama dalam peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam,” ujar Hariyono.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia dan warga yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurut Hariyono, peringatan Maulid Nabi bukan hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Semoga melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam ini, kita mendapatkan keberkahan dan kelak memperoleh syafaat beliau di Yaumil Qiyamah,” katanya.

Hariyono turut mendoakan seluruh warga agar senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan aktivitas, serta rezeki yang penuh keberkahan.

Tak hanya itu, perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia berharap generasi muda tumbuh menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, berbakti kepada kedua orang tua serta berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Semoga adik-adik kita menjadi anak yang saleh dan salehah, berbakti kepada kedua orang tua, berguna bagi nusa dan bangsa, serta tercapai apa yang menjadi cita-citanya,” ujarnya.

Namun, momen paling mencuri perhatian warga terjadi setelah sambutan berakhir. Hariyono memilih tidak langsung beranjak dari lokasi. Dengan santai, ia mengambil peran sebagai penghibur dan melantunkan lagu gambus menggunakan bahasa Madura.

Suasana pun berubah semakin akrab. Nuansa religius peringatan Maulid berpadu dengan kebersamaan dan keceriaan warga yang menikmati penampilan tersebut.

Bagi warga RW 006 Jalan Srikoyo, malam itu bukan sekadar peringatan Maulid Nabi. Kehadiran sang lurah yang mau berbaur dan menghibur masyarakat menjadi warna tersendiri.

Di tengah lantunan shalawat, doa, dan lagu gambus, Maulid Nabi di Jalan Srikoyo pun terasa semakin hangat—sebuah malam sederhana yang memperlihatkan betapa kebersamaan mampu mendekatkan pemimpin dengan warganya. (rus)

Galeri Foto