logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak

Membuka Kembali Pintu Cita-Cita: Rumah Pintar Jember Sediakan Sekolah Kejar Paket Gratis bagi Anak-Anak Dusun Mojan

  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
membuka-kembali-pintu-cita-cita-rumah-pintar-jember-sediakan-sekolah-kejar-paket-gratis-bagi-anak-anak-dusun-mojan-20261001

Membuka Kembali Pintu Cita-Cita: Rumah Pintar Jember Sediakan Sekolah Kejar Paket Gratis bagi Anak-Anak Dusun Mojan

JEMBER, 30 September 2026 – Bagi sebagian anak, terputusnya akses pendidikan kerap dianggap sebagai akhir dari perjalanan merajut cita-cita. Namun, asa itu kembali menyala terang di Dusun Mojan, Kelurahan Bintoro, bertepatan dengan digelarnya Pekan Raya "Paceklik XI 2026" oleh mahasiswa FISIP Universitas Jember (UNEJ), Rabu (30/09/2026).

Di tengah riuk sosialisasi pencegahan pernikahan anak, kehadiran Rumah Pintar Jember membawa misi kemanusiaan yang sangat konkret. Lembaga ini hadir menyapa warga dan pengurus RT/RW setempat dengan menawarkan solusi nyata bagi anak-anak di kawasan Bintoro yang terpaksa putus sekolah di tengah jalan.

Founder Rumah Pintar Jember, Samsul Hadi Saputra, menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi anak-anak putus sekolah agar bisa kembali mengenyam pendidikan formal melalui jalur non-formal (Kejar Paket A, B, dan C) tanpa dipungut biaya sepeser pun.

"Kami tidak ingin melihat ada anak-anak yang terpaksa menikah di usia dini hanya karena merasa masa depan sekolahnya sudah usai atau terkendala biaya. Rumah Pintar hadir untuk memastikan pintu pendidikan itu tetap terbuka lebar. Di sini, mereka bisa kembali belajar, mengasah keterampilan, dan mengantongi ijazah secara gratis hingga tuntas," ujar Samsul Hadi Saputra mendalam di hadapan para tokoh masyarakat Dusun Mojan.

Langkah mulia ini mendapat sambutan hangat serta apresiasi tinggi dari Dinas Sosial PPPA Kabupaten Jember. Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember, Sugeng Riyadi, S.E., menilai bahwa penyediaan akses sekolah gratis ini merupakan kunci utama dalam memutus akar masalah pernikahan usia dini di daerah.

"Pernikahan anak sering kali terjadi karena keterbatasan pilihan setelah anak putus sekolah. Oleh karena itu, kami di Dinsos PPPA sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah konkret dari Mas Samsul Hadi Saputra bersama Rumah Pintar Jember. Kehadiran program Kejar Paket gratis ini adalah jawaban riil di lapangan. Ketika anak-anak kembali mendapatkan hak pendidikannya, ruang gerak mereka untuk berkembang menjadi terbuka luas, sehingga potensi pernikahan dini bisa ditekan secara signifikan. Ini adalah sinergi luar biasa bersama adik-adik mahasiswa FISIP UNEJ untuk memutus rantai kemiskinan dan menyelamatkan masa depan anak-anak di Kabupaten Jember," ujar Sugeng Riyadi.

Inisiatif tulus ini menjadi angin segar serta secercah harapan baru bagi para orang tua di Dusun Mojan. Lewat kolaborasi inklusif ini, anak-anak yang sempat kehilangan arah kini memiliki kesempatan kedua untuk menata kembali masa depan mereka dengan percaya diri. (ysf)

Galeri Foto