logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM SATU KOLAM DESA GUGUT - RAMBIPUJI

  • 04 Februari 2026
  • Dibaca 314 Kali
Bagikan Via:
monitoring-dan-evaluasi-program-satu-kolam-desa-gugut-rambipuji-20260204

MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM SATU KOLAM DESA GUGUT - RAMBIPUJI

Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) terus berkomitmen memastikan keberhasilan program pemberdayaan masyarakat di sektor perikanan melalui pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev). Salah satu program yang secara rutin dilakukan pemantauan adalah Program Satu Kolam Satu Keluarga, yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui kegiatan budidaya ikan.

Rabu, 21 Januari 2026,, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi Program Satu Kolam Satu Keluarga yang berlokasi di Desa Gugut, Kecamatan Rambipuji. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan program di lapangan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan monitoring dilakukan oleh staf Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan, dengan didampingi langsung oleh Kepala Desa Gugut. Kehadiran pemerintah desa dalam kegiatan ini mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat berbasis perikanan.
Monitoring dan evaluasi dilakukan terhadap 50 kolam budidaya yang merupakan bagian dari Program Satu Kolam Satu Keluarga. Seluruh kolam tersebut tersentralisasi pada dua lokasi budidaya dan dikelola secara aktif oleh BUMDesMa Gugut. Sistem pengelolaan terpusat ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengawasan, efisiensi pengelolaan, serta memudahkan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan budidaya ikan.
Dari hasil monitoring yang dilakukan, kondisi teknis budidaya ikan secara umum terpantau baik. Pertumbuhan ikan berada dalam kondisi normal dan sehat sesuai dengan tahapan umur dan waktu pemeliharaan. Adapun mortalitas ikan hanya terjadi dalam jumlah kecil, terutama pada fase awal penebaran benih yang merupakan masa adaptasi ikan terhadap lingkungan baru. Setelah melewati fase tersebut, kondisi ikan dinilai aman dan terkendali, tanpa adanya indikasi gangguan kesehatan yang signifikan.
Hasil monitoring ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Satu Kolam Satu Keluarga di Desa Gugut berjalan sesuai dengan rencana dan standar teknis budidaya. Pengelolaan yang dilakukan oleh BUMDesMa Gugut, dengan dukungan pemerintah desa, memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan program serta meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam mengembangkan usaha budidaya ikan.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi lapangan serta capaian program. Ke depan, DKPPP akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan, baik dari aspek teknis budidaya maupun manajemen pengelolaan, agar Program Satu Kolam Satu Keluarga dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, mendukung ketahanan pangan keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga Desa Gugut dan sekitarnya.


Galeri Foto