Musda XXIV IPM Jember Resmi Dibuka, Teguhkan Gerakan dan Tentukan Arah Perubahan
- 07 November 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Musda XXIV IPM Jember Resmi Dibuka, Teguhkan Gerakan dan Tentukan Arah Perubahan
JEMBER, 07 NOVEMBER 2026 – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Jember mulai merumuskan arah baru gerakan organisasinya melalui Musyawarah Daerah (Musda) XXIV. Mengusung tema “Meneguhkan Gerakan, Menentukan Arah Perubahan”, forum tertinggi organisasi pelajar Muhammadiyah di tingkat daerah ini menjadi momentum evaluasi sekaligus regenerasi kepemimpinan untuk menjawab tantangan zaman.
Musda XXIV Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Kabupaten Jember resmi dibuka pada Sabtu, 07 November 2026, di Aula PB Sudirman, Kantor Pemerintah Kabupaten Jember. Pembukaan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Jember. Turut hadir perwakilan Kapolres Jember, perwakilan Dandim 0824/Jember, sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember Prof. Dr. H. Aminullah Elhady, M.Ag., perwakilan Pimpinan Daerah Aisyiyah, serta Ketua Umum Pimpinan Wilayah IPM Jawa Timur.
Sejumlah tokoh dan kader IPM juga tampak hadir, di antaranya alumni IPM dr. Hj. Dima Akhyar, Ketua Umum PD IPM Kabupaten Jember Fajar Divan Anugrah, Ketua Panitia Akmal Raisa Yuwadikta, jajaran pengurus dan kader IPM se-Kabupaten Jember, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan tari budaya oleh siswa-siswi sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Jember. Suasana pembukaan berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, sebelum dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum PD IPM Kabupaten Jember, Ketua Umum PW IPM Jawa Timur, serta sambutan Bupati Jember yang disampaikan oleh Kepala Bakesbangpol, Indra Tri Purnomo.
Sambutan juga disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember, Prof. Dr. H. Aminullah Elhady, M.Ag. Sejumlah pesan yang disampaikan para tokoh tersebut menegaskan pentingnya Musda sebagai ruang konsolidasi, evaluasi, dan regenerasi kepemimpinan dalam tubuh organisasi pelajar Muhammadiyah.
Prosesi pembukaan Musda XXIV ditandai dengan pemukulan kentongan secara bersama-sama oleh jajaran tamu kehormatan di atas panggung. Prosesi simbolis tersebut sekaligus menandai dimulainya forum permusyawaratan tertinggi IPM di tingkat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas terselenggaranya Musda XXIV PD IPM Kabupaten Jember.
Ia berharap forum permusyawaratan tersebut mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, berintegritas, dan demokratis, serta membawa organisasi semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurut Indra, pelajar merupakan generasi strategis yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, organisasi kepemudaan dan pelajar harus menjadi wadah pembentukan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, serta penumbuhan semangat persatuan dan toleransi di tengah keberagaman.
“Selamat melaksanakan Musda XXIV PD IPM Kabupaten Jember. Jadikan momentum ini sebagai ruang musyawarah yang mengedepankan persatuan, kedewasaan dalam berdemokrasi, serta semangat kebersamaan. Saya berharap IPM terus melahirkan kader-kader muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, memiliki daya saing, dan mampu menjadi agen perubahan positif bagi Kabupaten Jember,” pesannya.
Usai prosesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda inti berupa persidangan Musda. Dalam forum tersebut, para kader akan mengevaluasi pelaksanaan program kerja, merumuskan rekomendasi organisasi, serta menentukan arah kebijakan dan kepemimpinan PD IPM Kabupaten Jember untuk periode berikutnya.
Melalui Musda XXIV ini, IPM Kabupaten Jember diharapkan semakin solid, progresif, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Lebih dari itu, organisasi ini diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda sebagai motor perubahan dan mitra strategis dalam pembangunan daerah serta kehidupan berbangsa dan bernegara. (but)