Muspika Bangsalsari Pantau SPBU, Pastikan Stok BBM Aman Meski Terjadi Antrean
- 06 Maret 2026
- Dibaca 1136 Kali
Bagikan Via:
Muspika Bangsalsari Pantau SPBU, Pastikan Stok BBM Aman Meski Terjadi Antrean
JEMBER, 6 MARET 2026 – Aparat Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Bangsalsari melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Bangsalsari pada Jumat malam, 6 Maret 2026. Pemantauan dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB hingga selesai guna memastikan kondisi distribusi BBM tetap aman serta mengantisipasi kepanikan masyarakat.
Kegiatan pemantauan tersebut dipimpin oleh Camat Bangsalsari, Bambang Erwin Setiyono, bersama Kapolsek Bangsalsari AKP Sugiyono. Langkah ini dilakukan menyusul adanya antrean kendaraan yang cukup panjang di SPBU Bangsalsari pada malam hari.
Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan, antrean kendaraan tercatat mencapai sekitar 50 meter. Meski demikian, pihak Muspika memastikan bahwa kondisi tersebut masih dalam batas normal dan tidak disebabkan oleh kelangkaan bahan bakar.
Dalam pemantauan tersebut, petugas juga mengecek secara langsung stok BBM yang tersedia di SPBU Bangsalsari. Hasilnya menunjukkan bahwa persediaan BBM masih dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
Adapun rincian stok BBM yang tersedia pada malam itu antara lain Solar sebanyak 12.000 liter, Pertalite sebanyak 9.200 liter, Pertamax sebanyak 2.500 liter, Pertamax Turbo sebanyak 3.900 liter, serta Pertamina Dex sebanyak 6.500 liter.
Camat Bangsalsari, Bambang Erwin Setiyono, mengatakan bahwa kegiatan pemantauan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Bupati Jember Muhammad Fawait agar pemerintah kecamatan bersama aparat keamanan aktif memonitor kondisi distribusi BBM di wilayahnya.
“Kami mendapat instruksi langsung dari Gus Bupati Muhammad Fawait agar memantau SPBU di wilayah masing-masing. Karena itu malam ini kami turun langsung untuk memastikan kondisi di SPBU Bangsalsari,” ujar Bambang setelah melakukan pengecekan di lokasi.
Menurutnya, antrean kendaraan yang terjadi masih tergolong wajar dan tidak menunjukkan adanya gangguan distribusi bahan bakar. Ia juga memastikan bahwa stok BBM di SPBU tersebut masih tersedia dalam jumlah yang cukup.
“Ada sedikit antrean, tetapi masih dalam kondisi normal. Tadi kami juga sudah menanyakan langsung kepada pihak SPBU dan stok BBM dinyatakan aman,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Bangsalsari AKP Sugiyono mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan ataupun melakukan penimbunan yang dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat.
Ia menegaskan bahwa aparat kepolisian akan mengambil tindakan tegas apabila menemukan adanya praktik penimbunan bahan bakar oleh oknum tertentu.
“Saya menghimbau kepada warga yang sedang mengantre agar tidak melakukan penimbunan BBM. Jika kami mengetahui ada pihak yang sengaja menimbun, tentu akan kami tindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas AKP Sugiyono.
Muspika Bangsalsari juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya terkait ketersediaan BBM. Pemerintah bersama aparat keamanan akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Dengan adanya pemantauan langsung tersebut, diharapkan masyarakat semakin yakin bahwa stok BBM di wilayah Bangsalsari masih dalam kondisi aman sehingga tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan. Pemerintah daerah juga memastikan koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan guna menjaga stabilitas distribusi energi di wilayah Kabupaten Jember. (YUN)