Cegah Penyakit Ternak, DKPPP Jember Gandeng Peternak Sumberbaru Terapkan Biosekuriti
- 26 Juni 2026
- Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
Cegah Penyakit Ternak, DKPPP Jember Gandeng Peternak Sumberbaru Terapkan Biosekuriti
JEMBER, 26 JUNI 2026 - Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember terus berkomitmen meningkatkan produktivitas sektor peternakan daerah. Salah satu langkah nyatanya dilakukan melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kesehatan Hewan yang digelar di Kecamatan Sumberbaru, Kamis 25 Juni 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh 60 anggota Kelompok Ternak Darajat Sumberbaru ini menghadirkan Tim Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan dan Kesmavet) DKPPP Jember, serta Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Bangsalsari.
Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, DKPPP menghadirkan tiga pakar sebagai narasumber, yaitu drh. Henry Kurniawan M., M.Vet.; drh. Rifki Nugroho, M.Vet.; dan drh. M. Jundi Mubarak. Para peternak dibekali materi krusial mulai dari penerapan manajemen pemeliharaan yang baik (good farming practices), sanitasi kandang, sistem biosekuriti, pencegahan penyakit, hingga metode pemantauan kesehatan hewan secara mandiri.
Selain edukasi teknis, para peternak juga diajak untuk membangun sistem peringatan dini melalui pelaporan cepat. Jika ditemukan ternak yang menunjukkan gejala sakit atau mengalami kematian tidak wajar, peternak diimbau segera melapor agar penanganan medis dapat dilakukan secara instan sebelum penyakit meluas.
Mewakili DKPPP Kabupaten Jember, drh. Rifki Nugroho, M.Vet. menegaskan bahwa investasi terbaik dalam peternakan adalah pencegahan, yang membutuhkan kolaborasi aktif dari para peternak itu sendiri.
"Pencegahan penyakit adalah langkah yang paling efektif dan ekonomis. Dengan konsisten menerapkan sanitasi kandang dan biosekuriti, peternak dapat meminimalkan risiko kerugian finansial. Jika ada gejala tidak biasa, segera laporkan ke petugas agar bisa langsung kami tangani," ujar Rifki.
Edukasi interaktif ini mendapat respons positif dan antusiasme tinggi. Hal tersebut terlihat dari aktifnya ruang diskusi saat para peternak berkonsultasi mengenai kendala kesehatan hewan yang sering mereka hadapi di lapangan.
Melalui akselerasi program KIE ini, DKPPP Kabupaten Jember berharap kesadaran kolektif peternak terhadap kesehatan hewan dapat terwujud secara berkelanjutan. Langkah preventif ini diharapkan tidak hanya menjaga populasi ternak tetap aman, tetapi juga mampu mendongkrak kesejahteraan ekonomi para peternak di Kabupaten Jember. (div)