Musyawarah Cabang IPeKB Jember, Lahirkan Kepemimpinan Baru Periode 2026–2030
- 06 Oktober 2026
- Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
Musyawarah Cabang IPeKB Jember, Lahirkan Kepemimpinan Baru Periode 2026–2030
JEMBER, 06 OKTOBER 2026 – Musyawarah Cabang Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Indonesia Kabupaten Jember menjadi momentum regenerasi kepemimpinan organisasi untuk periode 2026–2030. Kegiatan yang berlangsung di UPT Balai Diklat KKB Jember, BKKBN, pada Senin, 05 Oktober 2026 tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para Penyuluh Keluarga Berencana untuk memperkuat kebersamaan dalam menjalankan program di lapangan.
Musyawarah cabang ini dihadiri Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Keluarga Sejahtera (PPKBKS) Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember Arif Yoni Setiawan, S.KM., M.P.H., Ketua DPD IPeKB Indonesia Provinsi Jawa Timur, Kepala UPT Balai Diklat KKB Jember, serta Ketua Umum DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Jember.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan hasil kerja pengurus selama periode sebelumnya. Setelah itu, musyawarah bersama untuk menentukan kepengurusan baru periode 2026-2030. Pemilihan Kepengurusan baru dilaksanakan dengan sistem pemungutan suara oleh kepengurusan yang sebelumnya.
Hasil musyawarah kemudian mengantarkan Prima Nurdiansyah, S.Sos. sebagai kepemimpinan baru DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Jember untuk periode 2026–2030. Pergantian kepemimpinan tersebut ditandai dengan pengukuhan sekaligus pelantikan pengurus baru dan penyerahan bendera organisasi.
Pelantikan kepemimpinan baru dilakukan langsung oleh Kepala Bidang PPKBKS Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember Arif Yoni Setiawan, S.KM., M.P.H. dan Ketua DPD IPeKB Indonesia Provinsi Jawa Timur. Momentum tersebut menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk melanjutkan peran organisasi sekaligus memperkuat koordinasi para Penyuluh KB di Kabupaten Jember.
Ketua DPC IPeKB Indonesia Kabupaten Jember periode 2026–2030, Prima Nurdiansyah, S.Sos., menyampaikan bahwa kepengurusan baru membutuhkan dukungan dan kebersamaan dari seluruh rekan Penyuluh KB.
Menurutnya, menjalankan program ke depan tidak dapat dilakukan sendiri. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk saling mendukung dan membangun rasa kebersamaan dalam menjalankan tugas organisasi maupun program di lapangan.
“Mohon untuk teman-teman kita saling support dan jangan merasa sendiri, karena dengan bersama-sama kita akan merasa lebih mudah untuk menjalani program yang akan kita laksanakan ke depannya,” ujar Prima.
Ia juga berharap dukungan dari Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Jember dapat terus terjalin dalam pelaksanaan berbagai program yang akan dijalankan oleh kepengurusan IPeKB ke depan.
“Harapannya semoga Dinkes selalu mendampingi dan mensupport di setiap program-program yang akan kita laksanakan,” lanjutnya.
Bagi kepengurusan baru, regenerasi tidak hanya menjadi pergantian posisi dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, kepemimpinan baru diharapkan menjadi kesempatan untuk melanjutkan hal-hal baik dari kepengurusan sebelumnya sekaligus membangun kerja sama yang semakin kuat antaranggota.
Sebagai wadah profesi para Penyuluh KB dan PLKB, IPeKB memiliki peran dalam memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarpenyuluh. Terlebih, pelaksanaan berbagai program Bangga Kencana membutuhkan keterlibatan penyuluh yang berada langsung di tengah masyarakat.
Dengan kepengurusan periode 2026–2030, Prima berharap seluruh anggota dapat berjalan bersama, saling membantu ketika menghadapi tantangan, dan tidak bekerja secara sendiri-sendiri. Semangat tersebut menjadi modal penting agar program yang direncanakan dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Musyawarah Cabang IPeKB Kabupaten Jember pun menjadi titik awal bagi kepengurusan baru untuk menjalankan amanah organisasi. Dukungan dari seluruh anggota serta sinergi bersama Dinas Kesehatan PPKB diharapkan dapat menjadi kekuatan dalam menjalankan program dan mendukung pelayanan kepada masyarakat di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana. (nay)