Napak Tilas Perjuangan Sroedji, Bakesbangpol Jember Libatkan 320 Pelajar dalam Drama Kolosal Hari Pahlawan
- 27 Oktober 2026
- Dibaca 75 Kali
Bagikan Via:
Napak Tilas Perjuangan Sroedji, Bakesbangpol Jember Libatkan 320 Pelajar dalam Drama Kolosal Hari Pahlawan
JEMBER, 27 Oktober 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) mematangkan persiapan kegiatan Napak Tilas dan Drama Kolosal untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November 2026. Kegiatan yang mengangkat perjuangan Letkol Mochammad Sroedji tersebut dipersiapkan melalui rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral di Aula Timur Kantor Pemkab Jember, Selasa (20/10/2026).
Rakor dipimpin Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP., M.Si., dengan melibatkan unsur TNI, Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), serta instansi terkait. Koordinasi ini bertujuan memastikan kesiapan teknis, pengamanan, pengerahan peserta, hingga kelancaran lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Mengusung tema “Penyelamatan Jenazah Moch. Sroedji oleh Kyai Dahnan”, kegiatan tersebut merupakan inisiasi Forum Komunikasi Ormas Peduli Sejarah Jember. Bakesbangpol mengambil peran sebagai koordinator fasilitasi untuk menjembatani kebutuhan penyelenggara dengan dukungan lintas instansi.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap sejarah perjuangan bangsa.
“Bakesbangpol hadir untuk menjalankan tugas pembinaan dan penguatan ketahanan organisasi kemasyarakatan. Kami menjembatani kebutuhan penyelenggara dengan dukungan berbagai pihak agar kegiatan pelestarian sejarah ini berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Indra.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektoral menjadi kunci agar inisiatif organisasi kemasyarakatan dalam menghidupkan kembali sejarah perjuangan lokal dapat terlaksana secara optimal dengan dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Libatkan 320 Pelajar
Dalam persiapan teknis, panitia melibatkan total 320 pelajar. Sebanyak 120 siswa SMP Negeri 1 Silo akan berperan dalam pementasan drama kolosal, sedangkan 200 siswa SMP dan SMA se-Kabupaten Jember mengikuti kegiatan napak tilas.
Keterlibatan pelajar diharapkan dapat menghadirkan pembelajaran sejarah secara langsung, sekaligus menanamkan nilai patriotisme, semangat pengorbanan, dan penghargaan terhadap jasa para pahlawan.
Sejumlah instansi turut mendukung persiapan kegiatan, di antaranya Kodim 0824 Jember, Brigif, Polres Jember, LPP RRI Jember, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Pembagian tugas mencakup pengamanan, rekayasa lalu lintas, koordinasi peserta, serta kesiapan layanan kesehatan dan penanganan keadaan darurat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Napak Tilas Dimulai Pukul 09.00 WIB
Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB pada 10 November 2026, setelah pelaksanaan upacara bendera Hari Pahlawan. Bupati Jember dijadwalkan membuka kegiatan yang mengambil titik awal di halaman Gedung Nusantara, kawasan Alun-Alun Jember, dan berakhir di Musholla Ar Rohim Kyai Dahnan, Kreongan, Kecamatan Patrang.
Untuk mendukung kelancaran acara, panitia juga menyiapkan rekayasa lalu lintas dan pengaturan kantong parkir. Kendaraan roda empat diarahkan parkir di sepanjang Jalan Mawar dan Jalan Manggis, sedangkan kendaraan roda dua dipusatkan di area SMP Negeri 10 Jember.
Masyarakat diimbau mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar rute kegiatan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Melalui koordinasi Bakesbangpol bersama unsur terkait dan organisasi kemasyarakatan, Napak Tilas dan Drama Kolosal Mochammad Sroedji diharapkan berlangsung tertib dan lancar. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi sejarah yang memperkuat semangat kebangsaan serta meneruskan nilai perjuangan para pahlawan kepada generasi penerus di Kabupaten Jember.(but)