Ngamuk dan Aniaya Ibu Kandung, Pria Diduga ODGJ di Balung Jember Dievakuasi ke Liposos
- 25 Juli 2026
- Dibaca 38 Kali
Bagikan Via:
Ngamuk dan Aniaya Ibu Kandung, Pria Diduga ODGJ di Balung Jember Dievakuasi ke Liposos
JEMBER, 25 JULI 2026 - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Dinas Sosial Kabupaten Jember kembali menggelar kegiatan penanganan, asesmen, dan evakuasi terhadap warga yang terindikasi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Balungkulon, Kecamatan Balung, Jumat 24 Juli 2026 pagi.
Langkah tegas namun humanis ini diambil setelah adanya laporan masyarakat terkait ancaman keselamatan seorang ibu lanjut usia (lansia). Ibu tersebut, yang sehari-hari tinggal berdua dengan anak kandungnya, M. Ikhsan (37), mengalami kekerasan fisik dan ancaman keselamatan dari sang anak.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini melibatkan kolaborasi lintas sektor. Tim UPTD Liposos Jember bergerak bersama Petugas Kesehatan Jiwa (Keswa) UPTD Puskesmas Balung, Pemerintah Desa Balungkulon, serta warga setempat.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, riwayat gangguan jiwa yang dialami M. Ikhsan disinyalir sudah berlangsung selama kurang lebih 10 tahun, tepatnya sejak ia pulang dari Malaysia. Meski penyebab utamanya belum diketahui, kondisi emosional M. Ikhsan dalam sepekan terakhir menunjukkan peningkatan agresivitas yang signifikan.
Pria tersebut kerap marah tanpa alasan jelas. Puncaknya, dua hari sebelum evakuasi, ia memukul dan melempar batu ke arah kepala ibu kandungnya.
Sebagai langkah medis awal untuk menjamin keselamatan warga dan kelancaran evakuasi, petugas Keswa Puskesmas Balung memberikan terapi injeksi medis. M. Ikhsan sendiri tercatat sebagai pasien baru dalam Program Kesehatan Jiwa di puskemas tersebut.
Awalnya, tim berencana merujuk M. Ikhsan ke RSD dr. Soebandi Jember. Namun, mempertimbangkan kondisi sang ibu yang sudah lanjut usia serta keterbatasan pendamping selama masa rawat inap, pihak keluarga memohon fasilitasi penanganan sementara.
Berdasarkan kesepakatan bersama, M. Ikhsan akhirnya dievakuasi ke Shelter UPTD Liposos Jember untuk mendapatkan penanganan, perawatan dasar, dan pengawasan yang memadai.
Kepala UPTD Liposos Jember, Roni Efendi, S.STP, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan sosial dan rasa aman bagi masyarakat.
"Penanganan kasus di Kecamatan Balung ini merupakan bentuk respons cepat kami atas laporan warga demi menyelamatkan ibu lansia dari potensi bahaya fisik yang berkelanjutan," ujar Roni.
Roni menambahkan, saat ini M. Ikhsan telah berada di Shelter UPTD Liposos untuk mendapatkan perawatan awal serta pendampingan yang tepat. Pihaknya siap memfasilitasi langkah lanjutan agar pasien memperoleh terapi medis yang dibutuhkan dan keluarga merasa aman.
Seluruh rangkaian kegiatan penanganan dan evakuasi di Desa Balungkulon tersebut berjalan tertib, kondusif, dan terkendali hingga selesai. (ysf)