logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Ngopi Bareng Guse Jadi Ruang Penguatan Informasi Layanan Kesehatan Jember

  • 11 Agustus 2026
  • Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
ngopi-bareng-guse-jadi-ruang-penguatan-informasi-layanan-kesehatan-jember-20260812

Ngopi Bareng Guse Jadi Ruang Penguatan Informasi Layanan Kesehatan Jember

JEMBER, 11 AGUSTUS 2026 – Penyebarluasan informasi mengenai layanan kesehatan kepada masyarakat terus diperkuat melalui berbagai ruang komunikasi publik. Salah satunya melalui kegiatan Ngobrol Pinter Bareng Guse (Ngopi Bareng Guse) yang berlangsung di kawasan Wisata Rembangan, Senin 10 Agustus 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jember tersebut menjadi ruang diskusi dan berbagi informasi mengenai sejumlah program pelayanan yang tengah berjalan di Kabupaten Jember. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kabupaten Jember.

Dalam forum tersebut, sejumlah layanan prioritas pemerintah daerah turut dibahas, termasuk pelayanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC) dan Homecare. Penyampaian informasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai akses pelayanan kesehatan yang telah tersedia, khususnya bagi kelompok masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam menjangkau fasilitas kesehatan.

Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menyampaikan bahwa pelaksanaan Homecare akan didukung oleh sekitar 1.200 tenaga kesehatan yang berada di Kabupaten Jember. Tenaga kesehatan tersebut nantinya akan berperan dalam memberikan pelayanan dengan pendekatan jemput bola, sehingga masyarakat yang membutuhkan tidak harus selalu datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.

"1.200 tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Jember ini kita minta untuk jemput bola dalam program Homecare. Filosofinya, kalau keluarga yang mampu punya dokter keluarga, maka Jember ingin keluarga yang tidak mampu juga punya dokter keluarga," jelasnya.

Homecare secara khusus menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan lebih dekat, di antaranya lansia tunggal, penderita penyakit kronis, balita stunting, ibu hamil risiko tinggi, serta penyandang disabilitas. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai hambatan yang selama ini membuat sebagian masyarakat kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan.

Kepala Dinkes PPKB Kabupaten Jember, Muhammad Zamroni, S.H., M.Si, turut mengikuti forum tersebut sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan penyampaian informasi mengenai layanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui ruang komunikasi seperti ini, informasi mengenai UHC dan Homecare diharapkan dapat diteruskan secara lebih luas sehingga masyarakat mengetahui layanan yang tersedia serta kelompok sasaran yang dapat memperoleh pendampingan.

Ke depan, penguatan komunikasi publik akan terus dilakukan agar informasi mengenai program kesehatan tidak berhenti pada lingkungan penyelenggara layanan, tetapi dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Dengan semakin luasnya informasi yang diterima masyarakat, akses terhadap layanan kesehatan diharapkan dapat menjadi lebih mudah dan tepat sasaran. (nay)

Galeri Foto