logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jombang

Normalisasi Sungai Afur Dikebut, Kecamatan Jombang Kawal Ketat Proyek Irigasi Petani

  • 24 Juni 2026
  • Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
normalisasi-sungai-afur-dikebut-kecamatan-jombang-kawal-ketat-proyek-irigasi-petani-20260625

Normalisasi Sungai Afur Dikebut, Kecamatan Jombang Kawal Ketat Proyek Irigasi Petani

JEMBER, 24 JUNI 2026 - Pemerintah Kecamatan Jombang terus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur desa guna mendukung sektor pertanian. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Jombang terhadap proyek normalisasi Sungai Afur di Desa Ngampelrejo, Rabu 24 Juni 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

Saluran Sungai Afur memiliki peran vital sebagai sumber pengairan area persawahan produktif di wilayah Krajan 1 RW 01 hingga Krajan 2 RW 11, Desa Ngampelrejo.

Dalam proyek ini, normalisasi sungai dilakukan sepanjang 3.454 meter dengan lebar 1,5 meter dan kedalaman mencapai 6 meter.

Selama ini, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan kerap dikeluhkan warga. Selain menyebabkan sumbatan irigasi saat musim tanam, sungai juga rawan meluap dan merendam area persawahan ketika curah hujan tinggi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres pengerjaan menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total target yang direncanakan, sepanjang 2,2 kilometer saluran telah selesai dikerjakan.

Sementara itu, sisa pengerjaan saat ini memasuki tahap penyelesaian akhir agar fungsi sungai dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M., menegaskan bahwa pihak kecamatan akan terus mengawal proyek tersebut hingga tuntas.

“Kami akan terus mengawasi pengerjaan infrastruktur ini sampai selesai. Fasilitas pengairan yang layak merupakan hak masyarakat petani yang harus dipenuhi dengan baik,” ujar Farisa saat meninjau lokasi proyek.

Ia juga mengapresiasi capaian fisik pengerjaan yang telah dilaksanakan Pemerintah Desa Ngampelrejo di bawah kepemimpinan Kepala Desa Nasyihuddin bersama Tim Penyusun RKP Desa.

Meski demikian, Farisa mengingatkan agar sisa pekerjaan tetap mengutamakan kualitas dan spesifikasi teknis.

“Saya instruksikan agar sisa pekerjaan yang saat ini memasuki tahap akhir tetap dikerjakan sesuai mutu dan spesifikasi teknis. Jangan hanya mengejar target selesai, tetapi juga harus memiliki daya tahan jangka panjang agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Pemerintah Desa Ngampelrejo menyatakan siap melakukan pengawasan ketat hingga seluruh target pengerjaan selesai tepat waktu.

Melalui optimalisasi infrastruktur pengairan ini, sistem drainase pertanian di Desa Ngampelrejo diharapkan semakin lancar, mampu meningkatkan intensitas masa tanam, serta memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.

Galeri Foto