logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Operasi Pasar Mangli Diserbu Warga, Stok Beras dan Minyak Terbatas Tak Surutkan Antusiasme Masyarakat

  • 03 Juni 2026
  • Dibaca 52 Kali
Bagikan Via:
operasi-pasar-mangli-diserbu-warga-stok-beras-dan-minyak-terbatas-tak-surutkan-antusiasme-masyarakat-20260604

Operasi Pasar Mangli Diserbu Warga, Stok Beras dan Minyak Terbatas Tak Surutkan Antusiasme Masyarakat

JEMBER, 03 JUNI 2026 – salah satu kegiatan rutin Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Diskopumdag) Jember  yaitu operasi pasar membuat antusiasme masyarakat kembali terlihat tinggi. Sejak pagi hari, puluhan warga telah memadati lokasi operasi pasar di kawasan Mangli untuk mendapatkan bahan pokok bersubsidi, khususnya beras dan minyak goreng yang saat ini menjadi komoditas paling banyak dicari masyarakat.

Bahkan, sebagian warga memilih datang lebih awal sebelum kegiatan dimulai demi memastikan mereka memperoleh jatah beras dan minyak subsidi yang disediakan pemerintah. Kondisi ini tidak lepas dari terbatasnya stok kedua komoditas tersebut di pasaran dalam beberapa waktu terakhir, sehingga keberadaan operasi pasar menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Pegawai Bidang Pengembangan Perdagangan dan Pengendalian Barang Pokok Penting Diskopumdag Jember, Demica Ahadini, S.E, menyampaikan bahwa pihak Diskopumdag bukan melarang pembelian banyak tetapi stok yang diberikan  pihak bulog untuk kegiatan operasi pasar yaitu beras dan minyak mulai terbatas dan di dengar warga sehingg, membuat warga sekitar berlomba-lomba untuk datang lebih pagi agar mendapatkan beras dan minyak bersubsidi di operasi pasar.

“Di operasi pasar harga beras dan minyak memang pasti lebih murah karena bersubsidi namun dari kami bukan tidak memperbolehkan membeli banyak tetapi melihat stok yang terbatas jadi pembelian kita atur agar semua merata,” ujarnya.

Diskopumdag juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib selama pelaksanaan operasi pasar. Dengan mengikuti aturan yang telah ditetapkan, proses distribusi dapat berjalan lancar dan seluruh komoditas yang tersedia bisa disalurkan sesuai sasaran. Selain itu, pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan masyarakat sehingga pelaksanaan operasi pasar berikutnya dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan.

Antrean panjang tampak mengular sejak pagi. Warga yang datang berasal dari berbagai lingkungan sekitar Mangli. Mereka rela menunggu berjam-jam agar dapat membeli beras dan minyak goreng dengan harga subsidi yang jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Fenomena warga datang lebih awal sebenarnya bukan hal baru dalam pelaksanaan operasi pasar. Namun kali ini jumlah masyarakat yang hadir dinilai lebih banyak dibandingkan kegiatan serupa sebelumnya. Salah satu faktor pendorongnya adalah informasi mengenai terbatasnya stok beras dan minyak subsidi yang tersedia. Warga memahami bahwa jumlah komoditas yang disediakan tidak sebanyak permintaan masyarakat. Karena itu, mereka memilih hadir lebih awal untuk memastikan memperoleh bagian.

Petugas di lapangan pun terlihat aktif mengatur jalannya antrean agar tetap tertib dan tidak menimbulkan kerumunan berlebihan. Setiap warga yang datang diarahkan mengikuti mekanisme pembelian yang telah ditentukan. Selain menjaga ketertiban, sistem antrean juga diterapkan untuk memastikan distribusi bahan pokok dapat berlangsung merata. Dengan demikian, tidak ada warga yang membeli dalam jumlah berlebihan sehingga kesempatan memperoleh subsidi dapat dirasakan lebih banyak masyarakat. (hna)

Galeri Foto