Pantang Menyerah! Peserta Lomba Solo Vocal FESAJ 2026 Tetap Memukau Meski Sempat Terkendala Teknis
- 01 Agustus 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
Pantang Menyerah! Peserta Lomba Solo Vocal FESAJ 2026 Tetap Memukau Meski Sempat Terkendala Teknis
JEMBER, 01 AGUSTUS 2026 – Kendala teknis tidak memadamkan semangat membara generasi muda Jember dalam menunjukkan bakat terbaik mereka. Hal tersebut terbukti dalam gelaran Lomba Solo Vocal "FESAJ 2026" yang berlangsung meriah di Aula Diskopumkdag Jember, Sabtu 01 Agustus 2026.
Di tengah ketatnya persaingan, panggung FESAJ 2026 sempat diuji dengan gangguan pemutaran musik saat salah satu peserta tampil. Namun, alih-alih canggung atau gentar, mental juara peserta justru makin terpancar. Dengan penuh rasa percaya diri, ia berhasil menguasai keadaan dan melanjutkan penampilannya hingga mengundang decak kagum serta apresiasi meriah dari penonton dan dewan juri.
Keteguhan mental ini mendapat perhatian khusus dari Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinsos PPPA Jember, Sugeng Riyadi, S.E. Ia mengaku sangat bangga melihat karakter pantang menyerah yang ditunjukkan oleh para peserta di atas panggung.
"Ajang ini bukan sekadar menguji keindahan vokal, melainkan juga melatih keberanian dan mentalitas anak-anak kita. Momen ketika peserta tetap tenang dan kembali tampil maksimal di tengah kendala teknis adalah bukti nyata daya juang yang luar biasa. Inilah ruang ekspresi positif yang ingin terus kita bangun bersama Forum Anak Jember," ujar Sugeng.
Sikap profesional dan mental tangguh tersebut mencerminkan kualitas luar biasa dari 30 peserta jenjang SD, SMP, hingga SMA yang berpartisipasi. Didukung oleh penilaian objektif dari tiga juri berprestasi di bidang vokal, ajang FESAJ 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa bakat serta karakter anak-anak Jember patut diperhitungkan.
Keberhasilan acara ini juga tidak lepas dari peran aktif Forum Anak Jember sebagai penggerak utama di lapangan. Melalui sinergi erat bersama Dinsos PPPA Kabupaten Jember, mereka membuktikan bahwa generasi muda mampu mengelola agenda besar secara mandiri, tertata, dan penuh empati. Dukungan moral antarpeserta yang saling memberi semangat saat kendala terjadi kian mempertegas hangatnya kebersamaan sepanjang kompetisi. (ysf)