Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Camat Panti Gelar Monitoring Calon Penerima BSPS di Desa Panti
- 27 Agustus 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Camat Panti Gelar Monitoring Calon Penerima BSPS di Desa Panti
JEMBER, 27 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kecamatan Panti terus mengawal penyaluran program sosial agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Pada Kamis, 27 Agustus 2026, Camat Panti, Hendra Kusuma, memimpin langsung kegiatan verifikasi dan monitoring peninjauan lapangan bagi Calon Penerima Bantuan (CPB) Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang berlokasi di Desa Panti.
Langkah verifikasi faktual ini dilakukan untuk memastikan bahwa data penerima manfaat yang diusulkan benar-benar memenuhi kriteria Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dalam peninjauan tersebut, Camat Panti didampingi oleh aparatur Pemerintah Desa Panti, tim teknis fasilitator lapangan, serta tokoh masyarakat setempat.
Rombongan menyusuri sejumlah titik pemukiman warga untuk melihat langsung kondisi fisik bangunan rumah, mulai dari kelayakan atap, lantai, dinding, hingga ketersediaan fasilitas sanitasi yang memenuhi standar kesehatan minimum.
Program BSPS sendiri merupakan bantuan stimulan dari pemerintah yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah agar dapat meningkatkan kualitas hunian mereka secara swadaya. Oleh karena itu, kecocokan data administratif dengan kondisi riil di lapangan menjadi kunci utama agar tidak terjadi ketimpangan maupun salah sasaran dalam pembagian kuota bantuan.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Panti, Hendra Kusuma, memberikan tanggapan tegas mengenai komitmen jajarannya dalam mengawal program rehabilitasi rumah di wilayah hukumnya.
"Monitoring langsung ke lapangan ini sangat krusial agar kita tidak hanya menerima laporan di atas kertas. Kita ingin memastikan program BSPS di Desa Panti ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan dan berhak menerima. Prinsip transparansi dan akuntabilitas adalah hal utama. Jangan sampai warga yang kondisi rumahnya sangat prihatin justru terlewatkan, sementara yang tergolong mampu malah terdata," ujarnya.
Lebih lanjut, Hendra Kusuma menekankan bahwa bantuan ini sifatnya adalah stimulan untuk mendorong semangat gotong royong dan keswadayaan masyarakat dalam membangun tempat tinggal yang layak dan aman.
"Bantuan BSPS ini merupakan pemantik. Harapan kami, melalui bantuan ini semangat gotong royong di tengah masyarakat Desa Panti kembali hidup. Kami dari pihak kecamatan bersama jajaran desa akan terus mengawasi jalannya proses alokasi hingga pelaksanaan pembangunan kelak, agar hasilnya sesuai standar teknis dan memberikan kenyamanan jangka panjang bagi warga penerima manfaat," tambah Hendra.
Warga Desa Panti menyambut positif kehadiran tim monitoring kecamatan. Proses verifikasi yang terbuka dan turun langsung ke pemukiman ini diharapkan dapat menghindarkan potensi konflik sosial serta memastikan program perumahan swadaya berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran di tahun 2026. (jha)