Pegon dan Egrang Tanoker Semarakkan Karnaval SCTV 2026, Budaya Jember Tampil Memikat
- 18 Mei 2026
- Dibaca 108 Kali
Bagikan Via:
Pegon dan Egrang Tanoker Semarakkan Karnaval SCTV 2026, Budaya Jember Tampil Memikat
JEMBER, 17 MEI 2026 - Arak-arakan Pegon dan permainan tradisional egrang dari komunitas Tanoker turut menyukseskan rangkaian acara Karnaval SCTV 2026 yang digelar di Alun-Alun Jember. Penampilan budaya khas daerah tersebut menjadi salah satu daya tarik utama sebelum acara disiarkan secara langsung atau On Air di televisi nasional. Ribuan masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang berlangsung meriah sejak sore hari.
Sejak pukul 15.00 WIB sore, para peserta Pegon dan egrang telah melakukan persiapan di sekitar lokasi acara. Pegon yang dihias dengan nuansa tradisional khas pedesaan menarik perhatian pengunjung dan peserta lainnya. Sementara itu, para pemain egrang menunjukkan kemampuan mereka berjalan di atas tongkat bambu dengan penuh keseimbangan dan semangat. Kehadiran kesenian tradisional tersebut memberikan warna tersendiri dalam kemeriahan Karnaval SCTV 2026.
Dalam rangkaian acara tersebut, beberapa host SCTV turut menaiki Pegon sambil menyapa masyarakat yang memadati area Alun-Alun Jember. Momen itu menjadi simbol bahwa budaya Jember memiliki keberagaman yang unik dan layak diperkenalkan secara luas kepada masyarakat Indonesia. Tidak sedikit penonton yang mengabadikan suasana tersebut menggunakan telepon genggam karena dinilai menarik dan penuh nilai budaya.
Selain arak-arakan Pegon dan egrang dari Tanoker, penampilan Jember Marching Band (JMB) serta kesenian tari anak-anak juga ikut memeriahkan acara. Atraksi marching band yang energik berpadu dengan tari tradisional anak-anak menciptakan suasana semakin semarak. Para peserta tampil penuh percaya diri dengan kostum warna-warni yang menggambarkan kekayaan seni budaya Kabupaten Jember.
Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Jember, Agung Nugroho, S.Sos menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai komunitas seni dalam Karnaval SCTV menjadi momentum penting untuk mempromosikan budaya lokal kepada masyarakat luas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa budaya Jember sangat kaya dan beragam. Kehadiran Pegon, egrang, tari tradisional, hingga marching band merupakan bentuk semangat masyarakat dalam melestarikan budaya daerah. Kami berharap generasi muda semakin bangga terhadap budaya lokal,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan berskala nasional seperti Karnaval SCTV mampu menjadi sarana promosi budaya sekaligus memperkuat identitas daerah. Dengan dukungan masyarakat dan pelaku seni, budaya tradisional Jember diharapkan terus berkembang dan semakin dikenal hingga tingkat nasional.
Melalui penampilan Pegon, egrang, JMB, dan tari tradisional anak-anak, Karnaval SCTV 2026 tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga menjadi panggung besar bagi promosi budaya Jember yang penuh semangat, kreativitas, dan kebersamaan. (af)