Dongkrak Kualitas Layanan Kesehatan Daerah, Dinkes Jatim Evaluasi Program Prioritas BKK
- 17 Juli 2026
- Dibaca 31 Kali
Bagikan Via:
Dongkrak Kualitas Layanan Kesehatan Daerah, Dinkes Jatim Evaluasi Program Prioritas BKK
JEMBER, 17 JULI 2026 – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur (Dinkes Jatim) terus berkomitmen meningkatkan mutu dan pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat. Langkah strategis ini diperkuat melalui agenda monitoring dan evaluasi (monev) Program Prioritas Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Bidang Kesehatan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Kamis 16 Juli 2026.
Forum yang mempertemukan perwakilan Dinkes Jatim dengan Dinkes dari lima kabupaten, Jember, Bondowoso, Banyuwangi, Situbondo, dan Lumajang, ini fokus pada optimalisasi realisasi anggaran tahun lalu guna menyusun strategi penanganan isu kesehatan terkini di lapangan.
Perwakilan Dinkes Provinsi Jawa Timur, dr. Aisyah, menegaskan bahwa evaluasi ini bukan sekadar rutinitas administratif. Forum ini dirancang sebagai ruang diskusi interaktif untuk mengurai kendala di tiap daerah sekaligus merumuskan solusi bersama agar program berjalan lebih efektif.
“Melalui monev ini, kami ingin memastikan pemanfaatan Bantuan Keuangan Khusus berjalan optimal dalam mendukung program prioritas kesehatan di daerah. Kami membuka ruang bagi kabupaten/kota untuk menyampaikan tantangan riil di lapangan agar dapat segera dicarikan solusi bersama,” ujar Aisyah.
Sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi fokus utama dalam pembahasan ini. Di antaranya adalah optimalisasi Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes), Kopipu, Sajadah, program Buaian bagi ibu hamil (bumil) risiko tinggi, penanganan bumil Kurang Energi Kronis (KEK), serta pemenuhan Dokter BK Puskesmas.
Dalam sesi evaluasi tersebut, masing-masing perwakilan dinkes kabupaten memaparkan capaian, strategi implementasi, dan tantangan yang mereka hadapi. Data riil dari daerah ini akan menjadi dasar bagi Dinkes Jatim untuk memberikan pembinaan serta pendampingan yang lebih terukur dan tepat sasaran.
Melalui penguatan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten ini, BKK Bidang Kesehatan diharapkan tidak hanya terserap dengan baik, tetapi juga memberikan dampak nyata secara berkelanjutan. Muara dari seluruh program prioritas ini adalah meningkatnya aksesibilitas, mutu, dan pemerataan pelayanan kesehatan yang prima bagi seluruh masyarakat Jawa Timur. (fam)