Pelatihan Aplikasi Vitta di Kecamatan Balung, Ikhtiar DPMD Jember Perkuat Tata Kelola BUMDes
- 19 Juni 2026
- Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
Pelatihan Aplikasi Vitta di Kecamatan Balung, Ikhtiar DPMD Jember Perkuat Tata Kelola BUMDes
JEMBER, 19 JUNI 2026 – Upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) terus dilakukan melalui kegiatan Local Upgrading yang diselenggarakan oleh Yayasan STAPA Center bersama pengurus BUM Desa se-Kecamatan Balung. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026, di Aula Kecamatan Balung tersebut menjadi wadah peningkatan kemampuan pengurus BUM Desa dalam mengelola administrasi dan pelaporan keuangan melalui aplikasi Vitta BUM Desa.
Kegiatan dimulai pada pukul 13.30 WIB dengan sambutan dari perwakilan Yayasan STAPA Center serta secara resmi dibuka oleh Kasi PMKS Kecamatan Balung. Acara berlangsung dengan suasana interaktif melalui diskusi dan praktik langsung penggunaan aplikasi Vitta BUM Desa yang difokuskan pada penyusunan laporan ketahanan pangan dan pengelolaan keuangan BUM Desa secara akuntabel.
Peserta kegiatan terdiri dari pengurus BUM Desa dari tujuh desa di Kecamatan Balung, yakni Desa Gumelar, Desa Karangsemanding, Desa Karangduren, Desa Balung Kulon, Desa Balung Lor, Desa Balung Kidul, dan Desa Tutul. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Eny Sulistyowati, S.Pd, dari Bidang Sarana dan Prasarana.
Dalam paparannya, Eny Sulistyowati menjelaskan bahwa digitalisasi pengelolaan BUM Desa menjadi kebutuhan penting dalam mendukung tata kelola yang transparan dan akuntabel. Melalui aplikasi Vitta BUM Desa, pengurus dapat melakukan pencatatan keuangan secara sistematis sehingga memudahkan proses pelaporan dan pengawasan.
“Pemanfaatan aplikasi Vitta BUM Desa merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha desa. Dengan pencatatan yang tertib dan sesuai standar, BUM Desa akan memiliki laporan keuangan yang lebih akurat, transparan, dan mudah dipertanggungjawabkan. Hal ini sekaligus mendukung keberlanjutan program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah,” ujar Eny.
Dalam sesi praktik, para peserta mendapatkan pendampingan langsung terkait tahapan penggunaan aplikasi. Materi yang disampaikan meliputi persiapan aplikasi berdasarkan unit usaha yang dimiliki BUM Desa, pencatatan penerimaan dana dari desa berupa penyertaan modal, hingga penyaluran dana kepada unit usaha yang dijalankan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus BUM Desa di Kecamatan Balung dapat menerapkan hasil pembelajaran yang diperoleh dalam pengelolaan usaha masing-masing. Dengan tata kelola yang semakin baik dan berbasis digital, BUM Desa diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pembangunan desa serta mendukung terwujudnya desa yang mandiri, maju, dan sejahtera. (ach)