PELEPASLIARAN 42 MONYET EKOR PANJANG DI PULAU NUSA BARONG
- 18 Juni 2025
- Dibaca 1107 Kali
Bagikan Via:
PELEPASLIARAN 42 MONYET EKOR PANJANG DI PULAU NUSA BARONG
PELEPASLIARAN 42 MONYET EKOR PANJANG DI PULAU NUSA BARONG
PPID_GUMUKMAS - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Cabang Jember melepas 42 monyet ekor panjang ke habitat aslinya di Pulau Nusa Barong Kec. Puger melalui pantai Nyamplong Kobong Desa Kepanjen Kec. Gumukmas, Selasa (17/06/2025).
Monyet-monyet didapatkan dari masyarakat yang sebelumnya dipekerjakan tidak sesuai dengan habitatnya. Begitu disita, hewan primata itu ditangkarkan di Cikole Lembang, Bandung, selama 2 tahun. Penangkaran dilakukan oleh JAAN (Jakarta Animal Aid Network), sebuah lembaga pecinta binatang khusus monyet. Setelah dua tahun dan bisa beradaptasi dengan lingkungannya, barulah dikembalikan ke habitatnya.
Para tim datang di Pantai Nyamplong Kobong pada pukul 06:00 WIB dan mulai melakukan penyebrangan ke Pulau Nusa Barong pada pukul 07:00 WIB, dengan menggunakan armada perahu 6 buah. Sebelum dilakukan pelepasan monyet-monyet tersebut diperiksa kesehatannya oleh dokter hewan yang disediakan oleh Pemkab Jember, sebelum dilepasliarkan ke habitatnya di Pulau Nusa Barong. Setelah dokter memastikan monyet-monyet itu sehat, baru dilepasliarkan.
Untuk menuju ke Pulau Nusa Barong, para tim pelepasan monyet ekor panjang memilih pantai Nyamplong Kobong Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas, meskipun secara geografis Pulau Nusa Barong untuk pengawasan dan penjagaannya ikut Kecamatan Puger. Hal ini dikarenakan Pantai Nyamplong Kobong gelombangnya sangat bersahabat dan untuk jarak tempuhnya lebih dekat.
Dengan dilepaskannya Monyet ekor panjang tersebut, berarti sudah menjaga populasi hewan langka agar tidak punah. Dalam pelepasan hewan primata tersebut tidak dilepaskan lalu ditinggal begitu saja, namun para pecinta hewan dan BKSDA akan mengawasi dan mengamati hewan primata tersebut selama 40 hari. Jika dirasa monyet-monyet tersebut sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan baru, BKSDA dan pencinta hewan itu akan meninggalkan Pulau Nusa Barong. (*rosidi)