PEMBERIAN VAKSIN DT (DIFTERI TITANUS) UNTUK KELAS 1,2 DAN 5 SEKOLAH DASAR
- 08 November 2024
- Dibaca 16749 Kali
Bagikan Via:
PEMBERIAN VAKSIN DT (DIFTERI TITANUS) UNTUK KELAS 1,2 DAN 5 SEKOLAH DASAR
PEMBERIAN VAKSIN DT (DIFTERI TITANUS) UNTUK KELAS 1,2 DAN 5 SEKOLAH DASAR
PPID_GUMUKMAS - UPT Puskesmas Gumukmas melaksanakan Pemberian Vaksin DT untuk kelas 1,2 dan 3 tingkat Sekolah Dasar (Sederajat), sesuai wilayah kerja UPT Puskesmas Gumukmas yang meliputi 5 Desa yaitu Kepanjen, Mayangan, Gumukmas, Purwoasri dan Menampu. Jum'at (08/11/2024)
Sesuai dengan keterangan dari pihak Nakes bahwa Vaksin DT (Difteri Tetanus) merupakan imunisasi yang harus diberikan kepada anak-anak untuk mencegah penyakit difteri dan tetanus. Vaksin DT ini umumnya diberikan pada anak-anak berusia 2 bulan hingga 7 tahun. Setelah itu, anak-anak dapat melanjutkan imunisasi lanjutan (booster) pada usia 1012 tahun. Vaksin DT diberikan kepada anak-anak yang memiliki reaksi alergi terhadap vaksin pertusis. Imunisasi lanjutan dari vaksin DT adalah vaksin TD (Tetanus Diphteria). Vaksin TD dapat diberikan kepada anak-anak usia lebih dari 7 tahun. Efek samping vaksin Td biasanya ringan dan hilang dalam waktu satu hingga dua hari. Efek samping yang mungkin terjadi adalah kelelahan atau demam atau menggigil, ucapnya dari salah satu nakes Puskesmas Gumukmas.
Pelaksanaan Vaksin DT bulan Nopember itu sendiri sudah dijadwalkan oleh pihak UPT Puskesmas Gumukmas, yang sudah berjalan mulai tanggal 02 Nopember 2024. Dalam pelaksanaanya Tim Nakes UPT Puskesmas Gumukmas dibantu oleh Bidan Desa serta didampingi oleh Babinsa, Babinkamtibmas dan Trantibum. Pendampingan dari TNI, Kepolisian dan Satpol PP Kecamatan dalam hal ini Babinsa, Babinkamtibmas dan Trantibum ini bukan tanpa alasan, karena dalam pelaksanaan dilapangan setiap kondisi dilapangan itu berbeda-beda.
Karena adanya perbedaan pada saat pelaksanaan dilapangan, maka diperlukan pemahaman baik kepada Guru, orang tua murid serta tokoh masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman. Sehingga diperlukan kerjasama antar berbagai pihak, kerjasama ini merupakan bentuk sinergitas antara Unsur Kesehatan dan Unsur TNI, Polisi serta Pemerintah Kecamatan. Sehingga dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan aman, tertip dan kondusif. (*mazdie)