logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Pemkab Jember Gelar Home Care di Sumberjambe, Sasaran Balita Stunting Dapat Layanan Langsung

  • 04 September 2026
  • Dibaca 120 Kali
Bagikan Via:
pemkab-jember-gelar-home-care-di-sumberjambe-sasaran-balita-stunting-dapat-layanan-langsung-20260904

Pemkab Jember Gelar Home Care di Sumberjambe, Sasaran Balita Stunting Dapat Layanan Langsung

JEMBER, 04 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui program Home Care kembali menyasar wilayah Kecamatan Sumberjambe. Pada Jumat, 04 September 2026, tim gabungan melakukan kunjungan langsung ke rumah warga untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada kelompok rentan, khususnya balita stunting.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran program Home Care oleh Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Program tersebut dirancang sebagai layanan jemput bola untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama warga kurang mampu, lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, serta anak dengan kondisi stunting.

Kunjungan di Kecamatan Sumberjambe dipimpin oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP, M.Si. Turut hadir tim dari Pemerintah Kecamatan Sumberjambe, Tim Layanan Rujukan Terpadu (LRT), tenaga kesehatan dari Puskesmas Sumberjambe, serta petugas Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci agar sasaran program dapat terdata dengan tepat dan mendapatkan penanganan yang komprehensif.

Sasaran pertama kunjungan adalah balita stunting dari Dusun Taman Burnih, Desa Pringgondani, bernama Muhammad Hannan Al Ghozali. Tim kesehatan melakukan pemeriksaan tumbuh kembang, pemberian vitamin, serta edukasi kepada orang tua terkait pola asuh dan pemenuhan gizi. Dari hasil asesmen, diketahui balita tersebut merupakan anak dari orang tua tunggal yang masih tergolong usia muda.

Camat Sumberjambe, Faroek, S.P. Ia menyampaikan bahwa kecamatan siap mendukung penuh pelaksanaan program prioritas Bupati Fawait tersebut. Kolaborasi antara pemerintah kecamatan, puskesmas, LRT, dan PKH diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus stunting di wilayahnya.

"Di Sumberjambe kami terus melakukan pendataan bersama kader Posyandu dan petugas PKH. Dengan adanya Home Care, tim bisa langsung turun, memeriksa, memberi edukasi, dan memberikan bantuan yang dibutuhkan. Ini sangat membantu keluarga, terutama yang memiliki keterbatasan untuk datang ke puskesmas," kata Faroek.

Program Home Care di Kabupaten Jember menyasar lima kelompok prioritas, yakni lansia tunggal atau terlantar, balita stunting, penyandang disabilitas, warga miskin dengan penyakit kronis, serta ibu hamil berisiko tinggi. Pelaksanaan dilakukan pada hari kerja melalui kunjungan rutin oleh tim tenaga kesehatan bersama petugas Dinas Sosial dari LRT yang juga membawa bantuan . Jika hasil pemeriksaan membutuhkan penanganan lanjutan, pasien akan dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit daerah.

Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. sebelumnya menegaskan bahwa pelayanan kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya berpusat di puskesmas atau rumah sakit, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa.

Pemerintah ingin memastikan warga miskin, penyandang disabilitas, penderita penyakit kronis, balita stunting, hingga ibu hamil mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, layak, dan manusiawi. Jangan sampai kondisi ekonomi atau keterbatasan fisik menjadi penghalang masyarakat memperoleh layanan kesehatan,

Dengan adanya kunjungan Home Care di Kecamatan Sumberjambe ini, diharapkan angka stunting dapat ditekan melalui deteksi dini, pendampingan rutin, dan edukasi kepada keluarga. Pemerintah Kabupaten Jember juga terus mendorong peran aktif masyarakat untuk melaporkan warga yang membutuhkan layanan agar dapat segera ditindaklanjuti oleh tim kesehatan. (wd)

Galeri Foto