logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Pemkab Jember Perkuat Pengawasan MBG, Kasatgas Dorong Standar Keamanan SPPG Diperketat

  • 21 Mei 2026
  • Dibaca 110 Kali
Bagikan Via:
pemkab-jember-perkuat-pengawasan-mbg-kasatgas-dorong-standar-keamanan-sppg-diperketat-20260521

Pemkab Jember Perkuat Pengawasan MBG, Kasatgas Dorong Standar Keamanan SPPG Diperketat

JEMBER, 21 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember bergerak cepat memperkuat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul adanya dugaan keracunan yang dialami 22 murid PAUD dan TK usai mengonsumsi makanan MBG pada Rabu, 20 Mei 2026.

Langkah evaluasi tersebut dipimpin langsung Kepala Satgas MBG Kabupaten Jember yang juga Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Jember, Achmad Imam Fauzi, melalui inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG Al Mubarok di Jalan Teratai, Kaliwates, Kamis 21 Mei 2026.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadan Hindayana, saat kunjungan kerja ke SPPG Nurul Chotib Jombang pada April 2026, pernah menyebut Kabupaten Jember sebagai pilot project program MBG. Karena itu, Pemkab Jember menilai kualitas pelayanan dan keamanan pangan harus terus diperkuat agar program tersebut berjalan optimal.

Achmad Imam Fauzi menegaskan, evaluasi dilakukan untuk memastikan penyebab kejadian dapat diketahui secara menyeluruh sehingga langkah perbaikan bisa segera diterapkan.

“Ada anak muntah dan diare, itu fakta di hilir. Oleh karena itu, penyebabnya harus dicari sampai ke hulunya. Setelah dilakukan analisis, ada dugaan hulunya berasal dari sini (SPPG Al Mubarok),” ujarnya.

Pemkab Jember juga akan memberikan rekomendasi kepada BGN maupun KPPG agar pengawasan terhadap SPPG diperketat, termasuk penerapan sanksi yang lebih tegas bagi penyelenggara yang tidak memenuhi standar operasional.

“Harapannya, seluruh SPPG semakin teliti dan berhati-hati dalam proses pengolahan makanan sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya.

Mewakili Bupati Jember dan Pemerintah Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi turut menyampaikan permohonan maaf kepada murid dan wali murid atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Jember, kami menyampaikan permohonan maaf kepada murid dan wali murid. Semoga anak-anak segera sehat kembali,” ungkapnya.

Dalam sidak tersebut, Satgas MBG juga melakukan evaluasi terhadap standar keamanan di sejumlah SPPG. Salah satu perhatian utama adalah penempatan tabung gas dan sistem keamanan dapur agar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan BGN.

“Tadi kami juga mengecek SPPG di Sumbersari yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran akibat kebocoran selang gas. Di sini kami juga melihat ada tabung gas di ruang tertutup. Ini harus dihindari. Tabung gas sebaiknya ditempatkan di luar atau di ruang terbuka demi keamanan bersama,” pungkasnya. (ai)

Galeri Foto