Monitoring Tujuh SPPG di Wilayah Ambulu, Pastikan Sesuai Standar BGN
- 29 Mei 2026
- Dibaca 110 Kali
Bagikan Via:
Monitoring Tujuh SPPG di Wilayah Ambulu, Pastikan Sesuai Standar BGN
JEMBER, 29 MEI 2026 – Pemerintah Kecamatan Ambulu bersama tim satgas dan rekan-rekan dari OPD Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan monitoring terhadap tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di wilayah Kecamatan Ambulu, Jumat, 29 Mei 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi guna memastikan seluruh SPPG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Adapun tujuh SPPG yang dimonitoring meliputi SPPG Sumberan Karanganyar, Karanganyar, Tegalsari, Andongsari, Pontang 1, dan Pontang 2. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi bangunan, kebersihan lingkungan, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga kesiapan pelayanan bagi masyarakat, khususnya anak-anak penerima manfaat program.
Dari hasil monitoring, diketahui masih terdapat beberapa SPPG yang belum memenuhi syarat terkait Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Namun, proses pengerjaan dan pemenuhan IPAL saat ini masih terus berlangsung di beberapa titik. Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi tim monitoring agar segera dilakukan penyelesaian dan pelengkapan sesuai ketentuan yang berlaku demi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.
Plt. Camat Ambulu, Fahrul Asrori, S.H., menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan untuk melihat kondisi aktual di lapangan agar seluruh SPPG tetap memenuhi standar yang telah ditentukan oleh BGN. Menurutnya, kesiapan setiap SPPG sangat penting demi mendukung keberhasilan program nasional di bidang pemenuhan gizi.
“Kami bersama tim satgas dan OPD Kabupaten Jember turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan benar-benar sesuai standar. Kami menghimbau kepada seluruh kepala SPPG agar syarat-syarat yang masih belum terpenuhi segera dilengkapi, termasuk terkait IPAL, demi pelayanan terbaik bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari program nasional yang dibuat oleh Presiden Prabowo Subianto sehingga seluruh pihak diharapkan dapat mendukung dengan maksimal. Dengan kesiapan yang baik, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi dapat berjalan lancar serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. (hen)