logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Pendekatan Humanis TP PKK Patrang Berhasil Ajak Balita Pertusis ke Posyandu

  • 03 Juli 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
pendekatan-humanis-tp-pkk-patrang-berhasil-ajak-balita-pertusis-ke-posyandu-20260703

Pendekatan Humanis TP PKK Patrang Berhasil Ajak Balita Pertusis ke Posyandu

JEMBER, 3 Juli 2026 – Pendekatan yang mengedepankan kepedulian dan komunikasi dari hati membuahkan hasil. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kelurahan Patrang, Sri Wahyuningsih, bersama Bidan Khufi Azizah N.P. berhasil mengajak Siti, ibu dari balita penderita pertusis bernama Abikan, untuk menghadiri Posyandu Alamanda 21 di Lingkungan Cangkring, Kelurahan Patrang, Jumat (3/7/2026).

Sebelumnya, Siti sempat enggan membawa putranya ke Posyandu. Namun melalui pendekatan persuasif, pendampingan, dan edukasi mengenai pentingnya pemantauan kesehatan balita, ia akhirnya bersedia datang agar kondisi kesehatan Abikan dapat dipantau secara berkala.

Plt. Lurah Patrang, Hariyono, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah sinergi antara pemerintah kelurahan, TP PKK, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya layanan kesehatan dasar.

"Ada warga yang awalnya tidak mau datang ke Posyandu. Setelah kami melakukan pendekatan dan memberikan pemahaman tentang manfaat Posyandu, alhamdulillah ibu dari Abikan akhirnya bersedia hadir," ujarnya.

Menurut Hariyono, masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami manfaat Posyandu sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang balita dan kesehatan ibu. Karena itu, pendekatan langsung kepada warga akan terus dilakukan agar tidak ada lagi balita yang luput dari pemantauan kesehatan.

Ketua TP PKK Kelurahan Patrang, Sri Wahyuningsih, menegaskan Posyandu bukan sekadar tempat menimbang berat badan anak, tetapi juga menjadi wadah deteksi dini berbagai gangguan kesehatan, pemberian imunisasi, edukasi gizi, serta pendampingan bagi orang tua.

"Kami terus mengajak para orang tua agar rutin membawa anaknya ke Posyandu. Dengan pemeriksaan berkala, kondisi kesehatan balita bisa dipantau sehingga jika ada masalah dapat segera ditangani," katanya.

Posyandu Alamanda 21 sendiri diikuti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan berbagai layanan, mulai dari penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, imunisasi, pemeriksaan kesehatan, hingga penyuluhan gizi dan pola asuh anak.

Hariyono berharap kisah Abikan menjadi inspirasi bagi masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Posyandu. Menurutnya, kepedulian orang tua untuk rutin memeriksakan kesehatan anak merupakan langkah sederhana, namun memiliki dampak besar dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan bebas dari risiko penyakit. (rus)

Galeri Foto