logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Banjarsengon

Pendistribusian KKS dan Buku Tabungan Bansos Sembako di Patrang, Sembilan Warga Banjarsengon Terima Kartu Bantuan

  • 08 Agustus 2026
  • Dibaca 48 Kali
Bagikan Via:
pendistribusian-kks-dan-buku-tabungan-bansos-sembako-di-patrang-sembilan-warga-banjarsengon-terima-kartu-bantuan-20260809

Pendistribusian KKS dan Buku Tabungan Bansos Sembako di Patrang, Sembilan Warga Banjarsengon Terima Kartu Bantuan

JEMBER, 8 Agustus 2026 – Pemerintah Kelurahan Banjarsengon melakukan pendampingan langsung dalam penyaluran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan buku tabungan bantuan sosial (bansos) Program Sembako. Kegiatan yang diselenggarakan oleh tim Pendamping PKH Kecamatan Patrang bersama Bank Mandiri ini berlangsung di Pendopo Kecamatan Patrang pada Jumat, 07 Agustus 2026.

Lurah Banjarsengon, Sudik Haryono, S.Sos., M.Si., hadir langsung di lokasi untuk memantau kelancaran alur pelayanan bagi masyarakat penerima manfaat. Sebanyak 147 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) se-Kecamatan Patrang masuk dalam daftar alokasi pendistribusian tahap ini, dengan sembilan orang di antaranya merupakan warga Kelurahan Banjarsengon.

Penyaluran bantuan dilaksanakan secara efisien tanpa seremonial khusus guna mempercepat proses teknis perbankan kepada seluruh warga penerima.

Perwakilan teknis kegiatan, Anas Bastian, menjelaskan bahwa seluruh KPM diwajibkan memenuhi kelengkapan berkas administrasi saat proses pengambilan bantuan. Dokumen yang wajib ditunjukkan meliputi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli, serta melampirkan fotokopi KK dan KTP masing-masing sebanyak dua lembar.

"Kelengkapan data ini menjadi dasar utama verifikasi serta validasi faktual sebelum dokumen rekening perbankan resmi diserahterimakan," ujar Anas.

Di samping itu, pihak Kelurahan Banjarsengon bersama Pendamping PKH menetapkan prosedur pencatatan dan pemutakhiran data khusus bagi KPM yang belum terdistribusi atau berhalangan hadir.

Penundaan atau pembatalan penyerahan dikategorikan berdasarkan alasan spesifik dan objektif, seperti KPM telah meninggal dunia, menolak menerima bantuan, keberadaan warga tidak ditemukan, teridentifikasi sebagai anggota aktif ASN/TNI/Polri, status ekonomi warga sudah mampu, atau KPM sedang berada di luar kota dan beraktivitas di ladang.

Salah satu KPM asal Banjarsengon, Mohammad Holil, menyampaikan apresiasinya usai menerima dokumen KKS dan buku tabungan tersebut. Ia mengaku sangat bersyukur atas penyaluran bantuan sosial ini. Menurutnya, dukungan finansial dari Program Sembako sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.

Pendampingan intensif dari jajaran Kelurahan Banjarsengon bertujuan memastikan seluruh rangkaian distribusi bantuan sosial berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran. Langkah koordinasi ini sekaligus mempermudah proses validasi data kependudukan tingkat kelurahan secara terpadu di wilayah Kecamatan Patrang. (sgk)

Galeri Foto