logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK Terdampak Kekeringan di Silo

  • 08 Agustus 2026
  • Dibaca 50 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-distribusikan-5000-liter-air-bersih-untuk-85-kk-terdampak-kekeringan-di-silo-20260808

BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK Terdampak Kekeringan di Silo

JEMBER, 08 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak bencana kekeringan. Kali ini, distribusi air bersih menyasar warga Dusun Baban Timur RT 01 dan RT 02 RW 07, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jumat 07 Agustus 2026.

Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan dalam kegiatan bantuan air bersih ke-3 untuk wilayah tersebut. Bantuan diberikan sebagai respons atas kesulitan warga mendapatkan air bersih yang telah berlangsung sejak Juli 2026 akibat musim kemarau.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember pada Sabtu 01 Agustus 2026, kondisi kekeringan di Dusun Baban Timur membuat warga mengalami keterbatasan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut semakin diperparah karena wilayah RW 07 belum memiliki jaringan pipanisasi.

Selama ini, sebagian warga mengandalkan sumur dengan kedalaman sekitar 15 meter. Namun, memasuki musim kemarau, sumur-sumur tersebut mengalami kekeringan sehingga tidak lagi dapat diandalkan sebagai sumber air bersih.

Untuk memperoleh air, warga bahkan harus menempuh perjalanan sekitar tiga kilometer menuju sungai terdekat. Kondisi tersebut tentu menjadi beban tersendiri bagi masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga sehari-hari.

Sebanyak 85 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan di wilayah tersebut. Rinciannya, sebanyak 45 KK berada di RT 01 RW 07 dan 40 KK berada di RT 02 RW 07.

Dalam pelaksanaan distribusi, BPBD Jember juga menyiapkan empat unit tandon air berkapasitas 1.200 liter yang ditempatkan di sejumlah titik agar masyarakat dapat mengambil air bersih dengan lebih mudah. Tandon tersebut masing-masing melayani warga di beberapa titik permukiman RT 01 dan RT 02 RW 07.

Kegiatan distribusi melibatkan BPBD Kabupaten Jember bersama Polsek Silo, Destana Mulyorejo, kepala dusun, serta masyarakat setempat. Tim berangkat menuju lokasi pada pukul 09.00 WIB dan tiba sekitar pukul 11.30 WIB. Setelah seluruh bantuan disalurkan dan kegiatan lapangan selesai, tim mengakhiri kegiatan pada pukul 16.00 WIB.

Selain mendistribusikan air bersih, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat serta melakukan dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari penanganan dampak kekeringan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Masyhudi, menyampaikan bahwa distribusi air bersih dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air akibat kondisi kemarau.

Menurutnya, bantuan air bersih perlu dilakukan secara berkala selama sumber air masyarakat belum kembali tersedia.

Kondisi kekeringan menyebabkan warga kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Karena itu, distribusi air bersih dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak,” ujar Masyhudi.

Ia menambahkan, berdasarkan kondisi di lapangan, penyaluran air bersih perlu dilakukan secara rutin agar kebutuhan warga tetap terpenuhi. BPBD merekomendasikan distribusi air dengan kapasitas 5.000 liter setiap dua hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Masyudi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara BPBD, pemerintah desa, unsur kewilayahan, relawan, dan masyarakat dalam penanganan dampak kekeringan. Sinergi tersebut diperlukan agar distribusi bantuan dapat berjalan efektif dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

Dengan tersalurkannya 5.000 liter air bersih tersebut, BPBD Jember berharap kebutuhan dasar masyarakat Dusun Baban Timur dapat terbantu di tengah kondisi musim kemarau. Penanganan akan terus dilakukan dengan memantau perkembangan kondisi di lapangan serta kebutuhan air bersih masyarakat.

Distribusi air bersih ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar selama menghadapi ancaman kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Jember. (bob)

Galeri Foto