Penguatan Kesiapan Program, Satgas MBG Kaliwates Kembali Lakukan Supervisi dan Validasi Data Lapangan
- 03 Juli 2026
- Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
Penguatan Kesiapan Program, Satgas MBG Kaliwates Kembali Lakukan Supervisi dan Validasi Data Lapangan
JEMBER, 03 JULI 2026 - Pemerintah Kecamatan Kaliwates terus memantapkan persiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan supervisi pemetaan potensi masalah dan penyempurnaan data lapangan yang dilaksanakan pada Jumat, 03 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB dengan titik kumpul di Kantor Kecamatan Kaliwates tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan pimpinan untuk memastikan seluruh data pendukung program telah tervalidasi secara akurat sebelum pelaksanaan MBG di wilayah Kecamatan Kaliwates.
Supervisi dilaksanakan oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) MBG Kecamatan Kaliwates yang terdiri atas unsur Pemerintah Kecamatan Kaliwates, Kepala Puskesmas Mangli, Kepala Puskesmas Jember Kidul, Kepala Puskesmas Kaliwates, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Kaliwates, serta Koordinator Kecamatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan OPD terkait.
Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Kabupaten Jember sebagai bentuk penguatan koordinasi antara pemerintah daerah dengan tim pelaksana di tingkat kecamatan.
Kegiatan supervisi difokuskan pada pemetaan berbagai potensi permasalahan yang masih ditemukan berdasarkan hasil supervisi sebelumnya. Tim melakukan verifikasi dan validasi data secara langsung di lapangan untuk memastikan kesesuaian data sasaran penerima manfaat, kesiapan sarana dan prasarana pendukung, alur distribusi, kesiapan pelayanan kesehatan, serta koordinasi antarinstansi yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Selain itu, tim juga mengidentifikasi berbagai kendala yang berpotensi menghambat pelaksanaan program sehingga dapat segera disusun langkah penyelesaian secara terpadu.
Seluruh hasil supervisi akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyempurnaan data yang nantinya disampaikan kepada pemerintah daerah sebagai acuan dalam menentukan kebijakan teknis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Melalui data yang valid dan komprehensif, diharapkan pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, akuntabel, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Camat Kaliwates, Dwi Sunu Ari Nugroho, S.Sos., menegaskan bahwa validitas data menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, supervisi bukan hanya kegiatan administratif, melainkan proses memastikan bahwa seluruh kebutuhan dan potensi kendala telah teridentifikasi secara menyeluruh.
“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang membutuhkan kesiapan lintas sektor. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh anggota Satgas bekerja secara kolaboratif untuk memverifikasi data, memetakan potensi persoalan, dan menyempurnakan hasil supervisi sebelumnya. Dengan data yang akurat dan koordinasi yang solid, pelaksanaan program di Kecamatan Kaliwates diharapkan dapat berjalan tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, menyampaikan bahwa supervisi merupakan tahapan penting dalam memastikan setiap daerah memiliki kesiapan yang sama sebelum Program Makan Bergizi Gratis diimplementasikan.
“Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan anggaran, tetapi juga oleh kualitas data, koordinasi antarlembaga, dan kesiapan di lapangan. Supervisi ini menjadi langkah untuk memastikan seluruh potensi permasalahan dapat diselesaikan sejak awal sehingga pelaksanaan program berlangsung lebih terukur, efektif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Indra Tri Purnomo.
Melalui kegiatan supervisi ini, Pemerintah Kecamatan Kaliwates menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi Program Makan Bergizi Gratis melalui penguatan sinergi lintas sektor, validasi data yang berkelanjutan, serta penyusunan langkah-langkah strategis sebagai upaya mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (as)