Ratusan Warga Kalisat Kembali Nikmati Air Bersih, Gotong Royong dan Kepedulian Warnai Distribusi BPBD Jember
- 18 Juli 2026
- Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
Ratusan Warga Kalisat Kembali Nikmati Air Bersih, Gotong Royong dan Kepedulian Warnai Distribusi BPBD Jember
JEMBER, 18 JULI 2026 – Wajah-wajah lega tampak menghiasi warga Dusun Kidul dan Dusun Karangpring, Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Sabtu 18 Juli 2026, saat mobil tangki membawa pasokan air bersih kembali memasuki permukiman mereka. Di tengah kemarau yang masih berlangsung, distribusi air bersih ke-5 dari BPBD Kabupaten Jember menjadi harapan bagi sedikitnya 325 kepala keluarga yang selama beberapa pekan terakhir mengalami kesulitan memperoleh air layak untuk kebutuhan sehari-hari.
Sejak pagi, warga telah berkumpul di sekitar tandon dan titik distribusi dengan membawa jeriken, ember, serta berbagai wadah penampung air. Suasana berlangsung tertib dan penuh semangat gotong royong. Perangkat desa, ketua RT/RW, hingga para pemuda turut membantu mengatur antrean agar seluruh warga memperoleh bagian secara merata.
Distribusi dilakukan BPBD Kabupaten Jember bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) dengan menyalurkan 5.000 liter air bersih. Bantuan tersebut menjangkau sekitar 75 kepala keluarga di Dusun Kidul dan sekitar 250 kepala keluarga di Dusun Karangpring.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen Tim Reaksi Cepat BPBD yang menemukan bahwa musim kemarau telah menyebabkan berkurangnya debit sejumlah sumber air warga. Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari memasak, mandi, mencuci hingga kebutuhan sanitasi.
Tim Pusdalops BPBD Jember, Firman Arifianto, mengatakan distribusi air bersih merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi dampak kekeringan.
"Kami terus melakukan pemantauan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa agar bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan. Distribusi ini merupakan bagian dari penanganan darurat sesuai hasil asesmen BPBD. Selama kondisi kekeringan masih terjadi, kami merekomendasikan penyaluran air bersih dilakukan setiap dua hari sekali agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi," kata Firman.
Ia menambahkan, keberhasilan penyaluran bantuan tidak lepas dari sinergi antara BPBD Jember, Dinas PRKPLH, pemerintah desa, perangkat RT/RW, dan masyarakat yang bersama-sama memastikan proses distribusi berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Perangkat Desa Sumberjeruk bersama para ketua RT menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemerintah Kabupaten Jember melalui BPBD dan Dinas PRKPLH. Mereka menilai bantuan air bersih yang telah memasuki distribusi kelima sangat membantu warga bertahan di tengah musim kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.
BPBD Jember memastikan pemantauan terhadap wilayah terdampak kekeringan akan terus dilakukan. Hasil pemantauan tersebut menjadi dasar penentuan distribusi lanjutan sehingga masyarakat tetap mendapatkan akses air bersih hingga kondisi kembali normal. (tgh)