logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Dinkes PPKB Jember Gelar Layanan KB Gratis hingga 7 Oktober

  • 25 September 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
peringati-hari-kontrasepsi-sedunia-dinkes-ppkb-jember-gelar-layanan-kb-gratis-hingga-7-oktober-20260926

Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia, Dinkes PPKB Jember Gelar Layanan KB Gratis hingga 7 Oktober

JEMBER, 25 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) terus menggencarkan pelayanan keluarga berencana (KB) gratis dalam rangka memperingati World Contraception Day (WCD) atau Hari Kontrasepsi Sedunia.

Pelayanan yang berlangsung sejak 7 September hingga 7 Oktober 2026 ini melibatkan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Jember. Kegiatan tersebut bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kontrasepsi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga.

Salah satu pelayanan berlangsung di TPMB Fitri Nur Diana, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember. Pada Kamis 24 September 2026, sebanyak 20 akseptor mendapatkan pelayanan KB gratis di tempat praktik tersebut.

Bidan Fitri Nur Diana mengungkapkan bahwa pelaksanaan pelayanan KB gratis dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

"Alhamdulillah, kegiatan hari ini berjalan lancar. Sebanyak 20 akseptor telah mendapatkan pelayanan KB gratis. Harapannya, ke depan semakin banyak kegiatan serupa sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan pemasangan kontrasepsi secara gratis," ujar Fitri.

Menurutnya, pelayanan kontrasepsi, khususnya metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), memiliki peran penting dalam membantu pasangan usia subur merencanakan kehamilan dan mengatur jarak kelahiran.

Selain mendukung program pengendalian penduduk, penggunaan kontrasepsi yang tepat juga diharapkan berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan ibu dan anak serta upaya pencegahan tengkes (stunting).

"Dengan adanya pelayanan pemasangan kontrasepsi jangka panjang ini, kami berharap dapat membantu program pengendalian penduduk sekaligus mendukung upaya penurunan angka stunting, angka kematian ibu, dan angka kematian bayi," jelasnya.

Pelayanan KB merupakan salah satu bagian penting dalam perencanaan keluarga. Melalui penggunaan kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan, pasangan dapat merencanakan kehamilan serta mengatur jarak kelahiran secara lebih optimal.

Perencanaan kehamilan yang baik juga memberikan kesempatan bagi keluarga untuk mempersiapkan kesehatan ibu dan anak, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan hingga masa pertumbuhan anak.

Dengan demikian, pelayanan KB turut mendukung berbagai program pembangunan kesehatan, terutama upaya penurunan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta pencegahan stunting.

Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan kontrasepsi dan kemudahan memperoleh pelayanan KB melalui fasilitas kesehatan terdekat.

Masyarakat Kabupaten Jember yang ingin memanfaatkan pelayanan KB gratis dapat langsung menghubungi fasilitas pelayanan kesehatan atau TPMB terdekat untuk memperoleh informasi mengenai jenis dan jadwal pelayanan yang tersedia.

Selain itu, masyarakat dapat berkonsultasi dengan penyuluh KB di kecamatan masing-masing guna mendapatkan informasi dan pendampingan dalam memilih metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan.

Pelayanan KB gratis dalam rangka Hari Kontrasepsi Sedunia ini masih berlangsung hingga 7 Oktober 2026. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi sekaligus memperoleh pelayanan kontrasepsi.

Keterlibatan TPMB, termasuk TPMB Fitri Nur Diana di Kecamatan Sukorambi, menjadi bagian dari upaya Dinkes PPKB Jember dalam mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat hingga tingkat kecamatan.

Melalui pemerataan akses pelayanan kontrasepsi, Pemerintah Kabupaten Jember berharap semakin banyak keluarga yang mampu merencanakan kehamilan secara sehat, menjaga kesehatan ibu dan anak, serta meningkatkan kualitas kehidupan keluarga.

Program ini juga diharapkan dapat memperkuat upaya pengendalian penduduk, pencegahan stunting, dan peningkatan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan. (nay)

Galeri Foto