Perkuat Mutu Pendidikan Dasar, Dispendik Jember Dorong Sekolah Tertib Kelola Dapodik
- 27 Agustus 2026
- Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
Perkuat Mutu Pendidikan Dasar, Dispendik Jember Dorong Sekolah Tertib Kelola Dapodik
JEMBER, 27 AGUSTUS 2026 – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola data pendidikan sebagai bagian penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang lebih baik. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi Dapodik Versi Terbaru untuk Peningkatan Mutu di Satuan Pendidikan Dasar, yang digelar pada Kamis, 27 Agustus 2026 di Sapphire Ballroom, Aston Hotel Jember.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi satuan pendidikan dasar di Kabupaten Jember untuk memahami pembaruan dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Data yang akurat, lengkap, dan mutakhir menjadi salah satu fondasi dalam mendukung perencanaan serta pengambilan kebijakan di bidang pendidikan.
Melalui sosialisasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai berbagai pembaruan dalam Dapodik versi terbaru, sekaligus penguatan terkait tata cara pengelolaan dan pemutakhiran data di satuan pendidikan. Sekolah diharapkan mampu memastikan setiap data yang dimasukkan sesuai dengan kondisi sebenarnya sehingga dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, menegaskan bahwa pengelolaan Dapodik tidak boleh dipandang hanya sebagai pekerjaan administratif. Menurutnya, data pendidikan memiliki peran strategis karena menjadi dasar dalam menentukan berbagai kebijakan dan program pendidikan.
“Dapodik ini bukan sekadar urusan mengisi data. Di balik data yang kita masukkan ada kebijakan, ada perencanaan, dan ada kebutuhan anak-anak kita. Karena itu, saya minta seluruh satuan pendidikan benar-benar menjaga kualitas datanya, jangan sampai data yang ada tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar Arief Tjahyono.
Ia menambahkan, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga didukung oleh tata kelola sekolah yang baik. Data yang akurat akan membantu pemerintah dalam melihat kondisi satuan pendidikan secara lebih objektif dan menentukan langkah yang tepat untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan.
“Kalau datanya benar, kita bisa mengambil keputusan dengan benar. Jangan sampai karena data yang tidak diperbarui kemudian kebijakan yang diambil tidak sesuai dengan kebutuhan sekolah. Jadi, Dapodik harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Bidang SD Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Abdullah, menyampaikan bahwa sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman operator dan pengelola data di satuan pendidikan dasar. Menurutnya, pembaruan sistem harus diikuti dengan peningkatan ketelitian dalam melakukan pendataan.
“Yang paling penting adalah bagaimana teman-teman di sekolah memahami perubahan dan pembaruan pada Dapodik versi terbaru. Jangan hanya sekadar melakukan input, tetapi harus memastikan bahwa setiap data benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi sekolah,” kata Abdullah.
Abdullah juga mengingatkan bahwa pemutakhiran data perlu dilakukan secara berkala. Sekolah harus aktif melakukan pengecekan apabila terdapat perubahan data peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, maupun komponen pendidikan lainnya.
“Data itu dinamis. Karena itu, ketika ada perubahan harus segera diperbarui. Kami berharap setelah sosialisasi ini, pengelolaan Dapodik di masing-masing sekolah semakin tertib, akurat, dan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar di Kabupaten Jember,” lanjutnya.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Dinas Pendidikan dengan satuan pendidikan dasar dalam membangun sistem pendataan yang lebih baik. Dengan adanya pemahaman yang sama mengenai Dapodik versi terbaru, diharapkan berbagai kendala dalam proses pendataan dapat diminimalkan. (hz)