logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Perkuat Transformasi Kesehatan, Mangli Sosialisasikan Hasil Rakor PKK Terkait Tim Pembina Posyandu

  • 13 Mei 2026
  • Dibaca 88 Kali
Bagikan Via:
perkuat-transformasi-kesehatan-mangli-sosialisasikan-hasil-rakor-pkk-terkait-tim-pembina-posyandu-20260513

Perkuat Transformasi Kesehatan, Mangli Sosialisasikan Hasil Rakor PKK Terkait Tim Pembina Posyandu

JEMBER, 13 MEI 2026- Pemerintah Kelurahan Mangli melalui Tim Penggerak PKK Kelurahan Mangli menggelar sosialisasi hasil Rapat Koordinasi (Rakor) PKK Kabupaten Jember terkait optimalisasi Tim Pembina Posyandu dan implementasi enam standar pelayanan minimal (SPM).

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026 ini, menjadi tonggak penguatan Integrasi Layanan Primer (ILP) guna memastikan transformasi kesehatan menyentuh seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kelurahan Mangli.

Pertemuan rutin bulanan periode Mei ini dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci, di antaranya Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Mangli, Astutik; Istri Sekretaris Kelurahan Mangli, Evi Laksmiwati; serta Sekretaris PKK, Denis.

Peserta yang hadir meliputi pengurus Pokja PKK, jajaran pengurus kelurahan, hingga seluruh perwakilan PKK dari setiap Rukun Warga (RW) se-Kelurahan Mangli. Kehadiran seluruh elemen ini bertujuan agar pesan transformasi kesehatan dapat terdistribusi secara merata hingga ke tingkat akar rumput.

Fokus utama pertemuan ini adalah penyampaian materi mengenai struktur dan peran Tim Pembina Posyandu sesuai arahan kabupaten. Peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang harus tersedia di Posyandu, yang mencakup layanan kesehatan ibu dan anak, gizi, imunisasi, KB, penanggulangan penyakit, hingga kesehatan lansia.

Materi yang disampaikan menitikberatkan pada peran vital kader PKK dalam melakukan pembinaan, pemantauan, dan evaluasi berkala terhadap kinerja Posyandu di lingkungannya masing-masing.

Ketua TP PKK Kelurahan Mangli, Diana Ruspita Malasari, dalam arahannya menekankan bahwa PKK bukan sekadar pendamping, melainkan motor penggerak utama dalam keberhasilan layanan kesehatan masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk menjalankan mandat hasil Rakor Kabupaten dengan memperkuat peran kader di lapangan. Posyandu kini bukan lagi sekadar tempat menimbang bayi, melainkan pusat integrasi layanan primer. Kader PKK harus mampu memastikan enam bidang SPM tersebut berjalan optimal agar kualitas kesehatan warga Mangli, mulai dari balita hingga lansia, dapat terpantau dengan standar yang baku," tegas Diana Ruspita Malasari.

Selain fokus pada penguatan Posyandu, pertemuan tersebut juga merumuskan rencana kerja strategis untuk bulan Mei dan Juni. Salah satu agenda prioritas yang diputuskan adalah penyelenggaraan kegiatan khusus bagi warga lanjut usia (lansia) yang dijadwalkan pada 25 Mei mendatang.

Rencana ini akan melibatkan perwakilan masyarakat lansia dari seluruh wilayah Mangli untuk mengikuti rangkaian program kesehatan dan pemberdayaan.

Dengan tersosialisasinya hasil Rakor ini, diharapkan Tim Pembina Posyandu di Kelurahan Mangli memiliki visi yang seragam dalam mengimplementasikan kebijakan kesehatan nasional di tingkat lokal. Langkah proaktif ini menjadi bukti nyata keseriusan Kelurahan Mangli dalam mendukung program pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera melalui layanan kesehatan yang terstandarisasi. (bjk)

Galeri Foto