Peta Cinta Mobile dan Wajah Pelayanan Jember yang Semakin Humanis
- 05 Oktober 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Peta Cinta Mobile dan Wajah Pelayanan Jember yang Semakin Humanis
JEMBER, 05 OKTOBER 2026 – Pelayanan publik selama ini identik dengan masyarakat yang datang ke kantor pemerintah untuk mendapatkan dokumen yang dibutuhkan. Namun, melalui Peta Cinta Mobile, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya menghadirkan pola pelayanan yang berbeda. Ketika warga memiliki keterbatasan untuk datang, pemerintah justru bergerak mendatangi mereka.
Semangat tersebut salah satunya terlihat di Kecamatan Sumberjambe melalui program Sadar (Sapa Adminduk Warga). Pelayanan administrasi kependudukan dibawa lebih dekat ke desa dan menjangkau warga yang tinggal jauh dari pusat pelayanan, termasuk kawasan di bawah kaki Gunung Raung.
Bagi masyarakat di wilayah pelosok, kehadiran petugas hingga ke rumah bukan sekadar mempermudah pengurusan dokumen kependudukan. Lebih dari itu, pelayanan tersebut menghadirkan rasa bahwa pemerintah hadir dan memperhatikan kebutuhan mereka.
Kisah sederhana itu dialami Halil dan Aryani, warga Dusun Bearum, Desa Jambearum, Kecamatan Sumberjambe. Senin 05 Oktober 2026, keduanya datang ke kantor Kecamatan Sumberjambe untuk mengambil KTP yang telah selesai dicetak melalui layanan Peta Cinta.
Namun, kedatangan mereka ternyata bukan hanya untuk mengambil dokumen. Halil dan Aryani juga mencari petugas dari Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Sumberjambe yang sebelumnya datang langsung ke rumah mereka untuk melakukan perekaman identitas.
Setelah bertemu, keduanya langsung bersalaman dan menyampaikan terima kasih kepada petugas. Bagi Halil dan Aryani, kedatangan petugas ke rumah mereka menjadi pengalaman tersendiri, mengingat tempat tinggal mereka berada cukup jauh dari pusat Kecamatan Sumberjambe.
Momen tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana sebuah pelayanan publik dapat meninggalkan kesan bagi masyarakat. Dokumen kependudukan memang menjadi hasil utama pelayanan, tetapi cara pemerintah hadir dan melayani juga memiliki arti penting bagi warga.
Plh. Kasi Pelum Kecamatan Sumberjambe, Kiptiyah, S.Pd.I., M.M., mengatakan pengalaman tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran kecamatan untuk terus memberikan pelayanan yang dekat dengan masyarakat.
“Bagi kami, warga datang kembali dan mencari petugas hanya untuk mengucapkan terima kasih itu sangat berarti. Artinya, mereka merasa diperhatikan. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang sebaik mungkin,” ujar Kiptiyah.
Melalui Peta Cinta Mobile, pelayanan administrasi kependudukan tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor. Petugas bergerak ke desa dan mendatangi warga yang memiliki kendala jarak maupun kondisi geografis.
Di Kecamatan Sumberjambe, pendekatan tersebut dilakukan melalui SADAR. Warga dapat memperoleh berbagai layanan administrasi kependudukan, seperti perekaman KTP, pencarian biodata, akta kelahiran, kartu keluarga hingga pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Peta Cinta dirancang agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan dengan lebih mudah dan tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh menuju pusat pelayanan.
Bagi warga yang tinggal di kawasan pelosok, pendekatan semacam ini menjadi penting. Jarak, kondisi jalan, waktu, maupun aktivitas sehari-hari dapat menjadi kendala ketika pelayanan hanya tersedia di pusat pemerintahan.
Karena itu, Peta Cinta Mobile membawa pesan bahwa pelayanan publik perlu menyesuaikan diri dengan kondisi masyarakat. Pemerintah tidak hanya menunggu warga datang, tetapi berupaya hadir di tengah-tengah mereka.
“Kalau masyarakat terkendala datang, kita yang mendekat. Yang penting kebutuhan administrasinya bisa dilayani dan masyarakat tidak merasa kesulitan. Mudah-mudahan pola seperti ini terus bisa kita tingkatkan,” kata Kiptiyah. (wd)