logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Potong Tumpeng Jadi Simbol Sinergi Muspika, Kaliwates Siap Jadi Kecamatan yang Lebih Responsif

  • 21 Agustus 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
potong-tumpeng-jadi-simbol-sinergi-muspika-kaliwates-siap-jadi-kecamatan-yang-lebih-responsif-20260821

Potong Tumpeng Jadi Simbol Sinergi Muspika, Kaliwates Siap Jadi Kecamatan yang Lebih Responsif

JEMBER 21 AGUSTUS 2026 - Momen penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai acara Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Pendopo Kecamatan Kaliwates, Kamis (20/8/2026). Salah satu momen yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah prosesi potong tumpeng yang dilakukan sebagai simbol sinergi Muspika Kecamatan Kaliwates dalam membangun wilayah yang semakin baik, solid, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Potong tumpeng tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian seremoni peringatan kemerdekaan. Lebih dari itu, prosesi tersebut menjadi simbol kebersamaan antara unsur pemerintahan, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kekompakan dan memperkuat kolaborasi di Kecamatan Kaliwates.

Momen hangat tersebut disaksikan langsung oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta organisasi keagamaan yang turut diundang dalam acara tasyakuran. Kehadiran berbagai elemen masyarakat itu menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat kepedulian bersama terhadap kemajuan wilayah.

Camat Kaliwates, Dwisunu Arinugroho, menyampaikan bahwa sinergi merupakan kunci penting dalam menjalankan roda pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, pemerintah kecamatan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar setiap persoalan yang ada di tengah masyarakat dapat direspons secara cepat dan tepat.

“Sinergi merupakan kunci. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik antara Muspika, pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat, kita bisa bersama-sama mewujudkan Kecamatan Kaliwates yang lebih baik dan semakin responsif,” ungkapnya.

Dwisunu menambahkan, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI hendaknya menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para pahlawan harus diteruskan dalam bentuk pengabdian dan kerja nyata. Semangat gotong royong dan persatuan menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di tingkat kecamatan.

Sementara itu, Danramil Kaliwates, Kapten Inf. Abdul Halik, menyampaikan bahwa sinergi dan kebersamaan seluruh unsur di wilayah menjadi kekuatan utama dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

Ia menegaskan bahwa TNI bersama unsur Muspika lainnya akan terus menjaga komunikasi dan bekerja sama dengan pemerintah serta masyarakat. Menurutnya, kebersamaan yang telah terbangun harus terus dipelihara agar berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama.

“Sinergi ini harus terus kita jaga. TNI, Polri, pemerintah kecamatan, kelurahan, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat harus saling mendukung. Dengan kebersamaan, insyaallah Kaliwates semakin aman, kondusif, dan semakin baik,” ujar Abdul Halik.

Prosesi potong tumpeng pun menjadi simbol sederhana namun penuh makna. Dari satu tumpeng yang dipotong dan dinikmati bersama, terpancar pesan bahwa kemajuan Kaliwates membutuhkan kebersamaan seluruh pihak.

Tasyakuran HUT ke-81 RI tersebut akhirnya tidak hanya menjadi ajang untuk mensyukuri kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama. Muspika Kaliwates bersama masyarakat meneguhkan semangat untuk terus bersinergi, bergotong royong, dan menghadirkan pelayanan serta pembangunan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.(AH)

Galeri Foto