logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Pro Guse Jadi Ruang Aspirasi, Bupati Jember Serahkan Alsintan dan Ungkap Berbagai Terobosan

  • 06 Juni 2026
  • Dibaca 30 Kali
Bagikan Via:
pro-guse-jadi-ruang-aspirasi-bupati-jember-serahkan-alsintan-dan-ungkap-berbagai-terobosan-20260607

Pro Guse Jadi Ruang Aspirasi, Bupati Jember Serahkan Alsintan dan Ungkap Berbagai Terobosan

JEMBER, 06 JUNI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program strategis.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam kegiatan Program Pro Guse Update yang digelar di halaman Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Sabtu, 06 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar tersebut dihadiri oleh para petani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), penyuluh pertanian, serta sejumlah jajaran pemerintah daerah. Dalam kesempatan itu, Bupati Jember menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah Gapoktan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Sejak siang hari, jajaran DTPHP Kabupaten Jember telah melakukan berbagai persiapan, termasuk penataan alsintan yang akan diserahkan kepada penerima manfaat. Penataan dilakukan sedemikian rupa agar pelaksanaan acara berjalan nyaman dan tidak mengganggu jalannya kegiatan.

Penyerahan alsintan menjadi salah satu agenda utama dalam Program Pro Guse Update. Bantuan tersebut diharapkan mampu membantu petani dalam mengolah lahan secara lebih efektif dan efisien, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten Jember.

Namun tidak hanya soal bantuan alsintan, dalam kesempatan tersebut Bupati Jember juga memaparkan sejumlah program strategis yang tengah dan akan dijalankan pemerintah daerah.

Salah satu program yang mendapat perhatian masyarakat adalah penghapusan sejumlah retribusi dan pajak yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain itu, Bupati juga menyinggung mengenai nasib tenaga honorer kategori R4 yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan skema pemenuhan honor bagi tenaga honorer tersebut.

“Begitu juga mengenai honor pegawai R4, saat ini sudah kami siapkan skemanya, termasuk permintaan teman-teman honorer yang ingin diusulkan sebagai pekerja PPPK paruh waktu, juga sudah kami lakukan ke pemerintah pusat,” jelas Muhammad Fawait di hadapan peserta kegiatan.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh para honorer yang selama ini menantikan kepastian terkait kesejahteraan dan status kepegawaian mereka.

Tidak hanya membahas sektor ketenagakerjaan, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu juga memberikan perhatian khusus terhadap sektor pertanian. Salah satu isu yang menjadi pembahasan adalah mengenai subsidi bahan bakar minyak (BBM) bagi petani.

Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi terbaik agar kebutuhan BBM untuk mendukung aktivitas pertanian dapat terpenuhi dan memberikan manfaat nyata bagi para petani.

Dalam forum tersebut, Gus Fawait juga menanggapi berbagai aspirasi masyarakat terkait kebijakan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Isu LP2B menjadi salah satu topik yang banyak disampaikan masyarakat karena berkaitan langsung dengan pemanfaatan lahan pertanian dan keberlanjutan produksi pangan di Kabupaten Jember.

Selain LP2B, pemerintah daerah juga terus mendorong pelaksanaan program Optimasi Lahan (Oplah) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas pertanian tanpa harus membuka lahan baru. Program ini dinilai penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan perkembangan terkait penyaluran pupuk bersubsidi. Pemerintah Kabupaten Jember melalui instansi terkait telah melakukan verifikasi dan evaluasi terhadap seluruh kios pupuk bersubsidi yang ada di wilayah Jember.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan tepat sasaran dan dapat dinikmati secara merata oleh petani di seluruh kecamatan.

“Kami ingin memastikan bahwa pupuk bersubsidi benar-benar sampai kepada petani yang berhak menerimanya. Karena itu seluruh kios pupuk telah dilakukan verifikasi dan evaluasi agar distribusinya lebih merata dan tidak menimbulkan kesenjangan di lapangan,” ujar Gus Fawait, sapaan dia.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjawab berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani, khususnya terkait akses terhadap sarana produksi pertanian.

Melalui Program Pro Guse Update, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya menghadirkan ruang komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Berbagai program, kebijakan, hingga perkembangan pembangunan daerah disampaikan secara terbuka agar masyarakat dapat mengetahui secara langsung langkah-langkah yang sedang dilakukan pemerintah.

Penyerahan alsintan, pembahasan subsidi BBM petani, evaluasi distribusi pupuk bersubsidi, penguatan program optimasi lahan, hingga perhatian terhadap tenaga honorer menjadi gambaran bahwa pemerintah daerah berusaha menjawab kebutuhan berbagai lapisan masyarakat secara berimbang.

Dengan sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh elemen masyarakat, berbagai program yang telah dirancang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong kemajuan sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan utama Kabupaten Jember. (ima)

Galeri Foto