logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Kaliwates

Program Unggulan Gus Bupati Berupa UHC Gratis dan Penerjunan 1.200 Nakes Diharap Bisa Menekan AKI/AKB dan Stunting Menjadi Kajian Utama dalam Sosialisasi dan Refresing Kader di Kel. Kaliwates

  • 02 Mei 2026
  • Dibaca 459 Kali
Bagikan Via:
program-unggulan-gus-bupati-berupa-uhc-gratis-dan-penerjunan-1200-nakes-diharap-bisa-menekan-akiakb-dan-stunting-menjadi-kajian-utama-dalam-sosialisasi-dan-refresing-kader-di-kel-kaliwates-20260502

Program Unggulan Gus Bupati Berupa UHC Gratis dan Penerjunan 1.200 Nakes Diharap Bisa Menekan AKI/AKB dan Stunting Menjadi Kajian Utama dalam Sosialisasi dan Refresing Kader di Kel. Kaliwates

KALIWATES – Dalam upaya memperkuat garda terdepan kesehatan masyarakat, Pokja IV TP. PKK Kelurahan Kaliwates menggelar agenda krusial bertajuk Sosialisasi dan Refreshing Kader Posyandu pada Rabu (29/4/2026). Bertempat di Pendopo Kelurahan Kaliwates, kegiatan ini difokuskan pada misi besar: meniadakan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Program unggulan Gus Bupati Jember (Gus Muhammad Fawait, SE, M.Sc) berupa UHC (Universal Healt Coverage) Gratis bagi seluruh warga ber-KTP Kabupaten Jember dan penerjunan 1.200 nakes untuk hadir secara nyata ditengah-tengah masyarakat juga menjadi materi utama dalam mengedukasi peserta yang hadir dalam kesempatan ini.

Sinergi Lintas Sektor di Pendopo Kaliwates

Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sedikitnya 70 kader yang merupakan perwakilan dari 14 Posyandu se-Kelurahan Kaliwates. Kehadiran mereka didampingi oleh tenaga kesehatan dari Bidan dan Perawat Pustu, Kader Pokja IV TP. PKK, serta perwakilan pengurus Forum RT/RW, sejumlah 85 peserta.

Tak hanya dari unsur penggerak masyarakat, unsur pimpinan wilayah atau Tiga Pilar Kelurahan Kaliwates turut hadir memberikan dukungan penuh. Acara secara resmi dibuka oleh Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho, S.Sos, didampingi oleh Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, S.Si, S.Sos, MM.

Hadir pula tokoh sentral penggerak kesejahteraan keluarga, Ketua TP. PKK Kelurahan Kaliwates, Diah Sri Koosala Dewi Khamil, S.KM, bersama jajaran birokrasi mulai dari Kasi PMKS Kecamatan hingga jajaran Kasi Kelurahan Kaliwates.

Fokus Utama: Nol AKI/AKB dan Perang Melawan Stunting

Puncak acara diisi dengan pemaparan materi teknis yang komprehensif oleh dr. Rumi Enggarwati, MM, selaku Kepala Puskesmas Kaliwates. Dalam paparannya, dr. Rumi menekankan bahwa kader posyandu adalah ujung tombak dalam deteksi dini risiko tinggi pada ibu hamil dan pemantauan gizi balita.

"Refreshing ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan pemutakhiran data dan skill bagi kader. Kita targetkan zero tolerance untuk kematian ibu dan bayi di Kaliwates, serta pengawasan ketat terhadap pola asuh untuk mencegah stunting," tegas dr. Rumi di hadapan para peserta.

Materi yang disampaikan meliputi:

  1. Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi: Langkah-langkah antisipatif untuk mencegah komplikasi persalinan.

  2. Manajemen Gizi Balita: Cara pembacaan alat ukur antropometri yang akurat untuk menentukan status gizi anak.

  3. Edukasi Masyarakat: Teknik komunikasi persuasif bagi kader agar warga rutin datang ke Posyandu.

Apresiasi dan Dukungan Kebijakan

Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para kader. Ia menyatakan bahwa keberhasilan program kesehatan di tingkat kecamatan sangat bergantung pada keaktifan kader di tingkat kelurahan.

Senada dengan hal tersebut, Lurah Kaliwates, Abdul Khamil, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program Pokja IV PKK melalui integrasi program kelurahan dengan Forum RT/RW dan Tiga Pilar.

"Kami ingin memastikan setiap ibu hamil di Kaliwates terpantau dengan baik dan setiap balita mendapatkan asupan gizi yang layak. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan kader adalah kunci utama," ujar Abdul Khamil.

Langkah Ke Depan

Ketua TP. PKK Kelurahan Kaliwates, Diah Sri Koosala Dewi Khamil, berharap melalui kegiatan refreshing ini, para kader kembali ke wilayah masing-masing dengan semangat baru dan pengetahuan yang lebih tajam.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara kader dengan pihak Puskesmas dan jajaran kecamatan, guna memetakan kendala lapangan yang selama ini dihadapi dalam upaya menekan angka stunting di Kelurahan Kaliwates.

Dengan terlaksananya sosialisasi ini, Kelurahan Kaliwates optimis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, aman bagi ibu melahirkan, dan memastikan generasi mendatang tumbuh tanpa bayang-bayang stunting.

Galeri Foto