Puskesmas Kencong Komitmen Perkuat Pelayanan Berbasis Kebutuhan Masyarakat
- 06 Juni 2026
- Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
Puskesmas Kencong Komitmen Perkuat Pelayanan Berbasis Kebutuhan Masyarakat
JEMBER, 06 JUNI 2026 – Kegiatan Bunga Desaku Mini yang digelar di Pendopo Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Sabtu 06 Juni 2026, menjadi ruang dialog yang efektif antara masyarakat dengan berbagai instansi pelayanan publik, termasuk Puskesmas Kencong. hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Fraksi Gerindra Hermin, Camat Kencong, Polsek, Koramil, Perangkat Desa Wonorejo, Guru ngaji dan tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat, khususnya kaum ibu, memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, serta kendala yang mereka hadapi terkait pelayanan kesehatan di lingkungan masing-masing. Melalui dialog terbuka tersebut, Puskesmas Kencong dapat memperoleh gambaran langsung mengenai kebutuhan dan harapan warga.
Kepala Puskesmas Kencong, Untung, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Bunga Desaku Mini yang dinilai mampu mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus menjadi sarana evaluasi bagi instansi pelayanan publik.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami karena dapat mendengar secara langsung aspirasi masyarakat, khususnya para ibu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kesehatan keluarga. Masukan yang disampaikan akan menjadi bahan penting bagi Puskesmas dalam menyusun perencanaan dan menentukan langkah pelayanan yang lebih tepat sasaran," ujar Untung.
Menurutnya, pendekatan pelayanan yang berbasis kebutuhan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Oleh karena itu, setiap aspirasi yang muncul dalam forum tersebut akan menjadi perhatian serius bagi jajaran Puskesmas Kencong.
Lebih lanjut, Untung menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk merespons cepat setiap permasalahan yang disampaikan warga. Puskesmas Kencong juga terus membuka diri terhadap kritik dan saran sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
"Kami tidak anti kritik. Justru masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga. Apabila ada kendala atau pelayanan yang perlu diperbaiki, kami akan berupaya mencari solusi secepat mungkin. Tim Puskesmas selalu siap berbenah demi memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Gerindra, Hermin, mengapresiasi pelaksanaan program Bunga Desaku Mini yang dinilai mampu memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi sarana penting untuk memastikan setiap program pembangunan dan pelayanan publik berjalan sesuai kebutuhan warga.
"Bunga Desaku merupakan inovasi yang sangat baik karena masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah dan instansi terkait. Dengan komunikasi yang terbuka seperti ini, berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat diketahui lebih cepat dan dicarikan solusi secara bersama-sama," ujar Hermin.
Ia menegaskan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Aspirasi yang disampaikan warga dalam forum tersebut diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan program yang lebih efektif dan tepat sasaran.
"Kami di DPRD Provinsi Jawa Timur siap mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk penguatan layanan kesehatan hingga ke tingkat desa. Aspirasi yang muncul dalam kegiatan seperti ini menjadi masukan penting bagi kami dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran," tambahnya.
Melalui kegiatan Bunga Desaku Mini, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, legislatif, dan masyarakat diharapkan semakin kuat. Aspirasi yang disampaikan warga tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga menjadi dasar dalam merumuskan program pelayanan yang lebih responsif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menghadirkan pelayanan publik yang dekat, terbuka, dan mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat hingga tingkat desa. (gfr)