logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

Ramadan Lebih Ringan! GPM di Tempurejo Banjir Pembeli, Bahan Pokok Ludes Diserbu Warga

  • 13 Maret 2026
  • Dibaca 178 Kali
Bagikan Via:
ramadan-lebih-ringan-gpm-di-tempurejo-banjir-pembeli-bahan-pokok-ludes-diserbu-warga-20260313

Ramadan Lebih Ringan! GPM di Tempurejo Banjir Pembeli, Bahan Pokok Ludes Diserbu Warga

JEMBER, 12 MARET 2026 - Balai Desa Curahtakir, Kecamatan Tempurejo, dibanjiriwarga yang antusias menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Kamis 12 Maret 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Jember melalui Tim Bidang Ketahanan Pangan ini, merupakan bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2026.

Sejak pagi hari, masyarakat mulai berdatangan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. Berbagai komoditas seperti minyak goreng, telur ayam ras, gula, beras SPHP dari Bulog, hingga produk pangan lainnya tersedia di sejumlah stand yang ikut meramaikan kegiatan tersebut.

Kepala Desa Curahtakir, Bonari Untung, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Gerakan Pangan Murah di desanya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan karena sangat membantu masyarakat, terutama pada bulan Ramadan.

“Terimakasih, saya sangat mendukung adanya kegiatan Gerakan Pangan Murah ini. Saya mengharapkan tidak hanya satu kali tetapi bisa diadakan lagi karena sangat membantu bagi masyarakat pada bulan Ramadhan ini bisa membeli bahan pokok yang sangat terjangkau,” ujar Bonari Untung.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu warga, Aini, yang merasa terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Menurutnya, harga bahan pangan yang dijual dalam kegiatan GPM jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. “Dengan adanya GPM ini bisa membantu masyarakat karena harganya lebih murah,” ungkap Aini.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas pangan berhasil terjual dengan nilai transaksi yang cukup besar. Minyak goreng yang dibawa sebanyak 600 liter dengan harga Rp15.000 per liter mencatat total transaksi Rp9.000.000.

Selanjutnya, telur ayam ras sebanyak 200 kilogram dengan harga Rp27.000 per kilogram terjual habis dengan nilai transaksi Rp5.400.000. Gula dari PG Semboro sebanyak 600 kilogram dengan harga Rp14.000 per kilogram juga terjual habis dengan total transaksi Rp8.400.000.

Sementara itu, beras SPHP dari Bulog sebanyak dua ton atau 400 sak dengan harga Rp55.000 per sak berhasil terjual sebanyak 250 sak dengan nilai transaksi Rp13.750.000.

Selain itu, sejumlah stand lainnya seperti DTPHP, Juragan Telur, Kalbe Nutrisi, Prima Freshmart, Cimory, Sayur Balap, Bumdes, UMKM Abuana, hingga PT QL Hasil Laut turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Secara keseluruhan, total nilai transaksi dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah di Desa Curahtakir mencapai Rp49.291.500, dengan seluruh komoditas dijual di bawah harga pasar.

Selain menyediakan berbagai kebutuhan pokok, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pihak yang ikut meramaikan stand pangan, di antaranya BULOG, DTPHP, stand Sayur Balap, Cimory, Juragan Telur, Garuda Food, Kalbe, Prima Freshmart, PT QL Hasil Laut, serta UMKM Desa Curahtakir.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif. Antusiasme masyarakat yang tinggi terlihat dari ramainya warga yang datang untuk berbelanja sekaligus memanfaatkan kesempatan mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih ekonomis.

Melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah daerah berharap dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Idulfitri. (ran)

Galeri Foto