Rembug Stunting Sukorambi, Data Lapangan Jadi Dasar Percepatan Penanganan
- 16 September 2026
- Dibaca 665 Kali
Bagikan Via:
Rembug Stunting Sukorambi, Data Lapangan Jadi Dasar Percepatan Penanganan
JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 – Kecamatan Sukorambi menggelar Rembug Stunting di Pendopo Kecamatan Sukorambi, Rabu, 16 September 2026, pukul 09.45 WIB. Forum ini membahas kondisi stunting di wilayah Sukorambi sekaligus merumuskan langkah percepatan penanganan hingga tingkat desa.
Kegiatan dihadiri unsur Muspika Sukorambi, Sekcam dan Kasi PMKS Kecamatan Sukorambi, Kepala Puskesmas Sukorambi dr. Sri Isna Amelia Ahmad beserta jajaran, Kepala KUA Kecamatan Sukorambi, Koordinator PLKB Kecamatan Sukorambi, Tim Pendamping Keluarga (TPK) desa se-Kecamatan Sukorambi, serta kader Posyandu.
Kepala Puskesmas Sukorambi dr. Sri Isna Amelia Ahmad memaparkan data dan kondisi riil stunting berdasarkan temuan di lapangan. Paparan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan kebutuhan intervensi dan pendampingan keluarga secara lebih terarah.
“Data lapangan menjadi dasar untuk melihat kondisi stunting secara nyata. Dari sana kita bisa menentukan langkah penanganan yang sesuai, memperkuat pemantauan, dan meningkatkan pendampingan kepada keluarga yang membutuhkan,” ujar dr. Sri Isna Amelia Ahmad.
Ia menegaskan penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Upaya kesehatan harus berjalan bersama edukasi, pemantauan tumbuh kembang anak, pendampingan keluarga, dan koordinasi hingga tingkat desa.
Sementara itu, Sekcam Sukorambi mendorong pembentukan satgas khusus stunting untuk mempercepat tindak lanjut terhadap persoalan yang ditemukan. Satgas tersebut diharapkan menjadi simpul koordinasi antarunsur agar penanganan lebih terarah dan tidak berhenti pada pendataan.
“Satgas khusus ini kita dorong untuk mempercepat penanganan stunting. Setiap persoalan yang ditemukan harus segera dikomunikasikan dan ditindaklanjuti bersama, sehingga penanganannya tidak berhenti pada data,” ujarnya.
Koordinator PLKB, TPK, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan akan menjadi bagian penting dalam pemantauan serta pendampingan keluarga di lapangan.
Rembug Stunting menjadi langkah Kecamatan Sukorambi memperkuat penanganan berbasis data dan kolaborasi. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam memperkuat kesehatan masyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. (hus)