Respons Cepat Pengiriman BBM dari Malang dan Surabaya Urai Antrean Panjang di SPBU Baratan Jember
- 09 September 2026
- Dibaca 38 Kali
Bagikan Via:
Respons Cepat Pengiriman BBM dari Malang dan Surabaya Urai Antrean Panjang di SPBU Baratan Jember
JEMBER, 09 SEPTEMBER 2026 - Antrean panjang kendaraan terlihat mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Rabu, 09 September 2026. Antrean tersebut merupakan imbas kendala suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) dari wilayah Banyuwangi yang terhambat kemacetan di jalur pengiriman.
Menyikapi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember menghadirkan solusi taktis dengan menambah pasokan BBM sebesar 35 persen lebih banyak dari biasanya. Pasokan tambahan yang mulai disalurkan sejak Rabu didatangkan secara langsung dari pelbagai daerah, seperti Malang dan Surabaya, untuk menormalkan kembali ketersediaan energi di wilayah Jember.
Sebagai bentuk tindak lanjut di tingkat daerah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Patrang bersama aparat kepolisian turun langsung melakukan pemantauan ke lapangan.
Camat Patrang, Musyaffa, memimpin langsung peninjauan di SPBU Baratan yang terletak di wilayah Kelurahan Baratan. Dalam kegiatan tersebut, Camat Patrang didampingi unsur kepolisian dari Polsek Patrang untuk memastikan situasi tetap kondusif di tengah padatnya warga yang mengantre.
Tidak hanya memantau kelancaran distribusi BBM dan mengurai kemacetan lalu lintas, Camat Patrang bersama tim juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan makanan dan minuman kepada para pengantre BBM yang didominasi oleh pengendara roda dua dan pengemudi angkutan umum.
Aksi tanggap darurat yang berpusat di wilayah Kelurahan Baratan ini mendapatkan apresiasi penuh dari Plt. Lurah Baratan, Denny Wijiyati, yang memberikan tanggapan positif atas perhatian dan kepedulian dari pemerintah kecamatan di wilayah kerjanya.
"Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Camat Patrang beserta jajaran Forkopimcam di SPBU Baratan yang berada di wilayah kami. Dengan adanya antrean panjang akibat kendala suplai dari Banyuwangi, langkah turun tangan langsung untuk memantau situasi sekaligus memberikan perhatian kepada warga yang mengantre membuktikan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat," ujar Denny Wijiyati.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antarinstansi sangat krusial dalam menjaga ketertiban masyarakat selama masa pemulihan pasokan BBM tersebut.
"Sinergi antara pihak kecamatan dan kepolisian ini sangat membantu menjaga ketertiban serta memberikan ketenangan bagi warga kami di Kelurahan Baratan," pungkas Denny.
Melalui penambahan pasokan logistik BBM sebesar 35 persen serta pengawasan ketat yang dilakukan oleh pihak kecamatan dan kepolisian di Baratan, distribusi energi diharapkan dapat segera merata dan kembali normal dalam waktu dekat sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti. (fzr)