Saat Banyak Daerah Berjuang, Jember Justru Mendominasi Jatim Environment Award 2025
- 24 Desember 2025
- Dibaca 335 Kali
Bagikan Via:
Saat Banyak Daerah Berjuang, Jember Justru Mendominasi Jatim Environment Award 2025
Jember, 24 Desember 2025 — Komitmen Kabupaten Jember dalam pelestarian lingkungan hidup kembali mendapatkan pengakuan di tingkat provinsi melalui ajang Jatim Environment Community Award (JECA) 2025. Kegiatan bergengsi yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur ini digelar pada Rabu (24/12/2025) di Gedung Graha Wisata, Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, dan diikuti oleh berbagai perwakilan pemerintah daerah, institusi pendidikan, pesantren, komunitas, serta pegiat lingkungan dari seluruh Jawa Timur.
Pemerintah Kabupaten Jember menghadiri kegiatan tersebut melalui perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, serta Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan sinergi kuat dalam mendukung program-program lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Dalam ajang JECA 2025, Kabupaten Jember berhasil meraih berbagai penghargaan pada sejumlah kategori. Pada kategori Sekolah Adiwiyata Provinsi Tahun 2025, sebanyak 14 sekolah di Kabupaten Jember menerima penghargaan, yaitu SDN Pakis 01, SDN Panti 03, SMP Negeri 1 Ajung, SMP Negeri 2 Kalisat, MTsN 7 Jember, SMP Negeri 5 Jember, SMP Negeri 7 Jember, SMP Negeri 1 Ambulu, SMP Negeri 1 Arjasa, SD Al Baitul Amien 02, SD Al Furqon, SMP Negeri 2 Balung, MTsS Baitul Hikmah, serta SMP Negeri 1 Panti. Prestasi ini menunjukkan komitmen dunia pendidikan di Jember dalam menanamkan budaya peduli lingkungan sejak dini.
Selain itu, penghargaan Pelestari Fungsi Lingkungan Hidup (PFLH) Tahun 2025 kategori Pengabdi Lingkungan diberikan kepada Yuliati, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjaga serta melestarikan lingkungan hidup di Kabupaten Jember.
Kabupaten Jember juga mencatatkan prestasi pada kategori Eco Pesantren, dengan tiga pondok pesantren yang menerima penghargaan, yakni Pondok Pesantren Nurul Islam, Pondok Pesantren Jalaluddin Ar-Rumi, dan Pondok Pesantren Addimyati Jenggawah. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pesantren di Jember tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga aktif dalam praktik pelestarian lingkungan.
Sementara itu, pada kategori Sertifikat Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama, penghargaan diberikan kepada RW 40 Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, yang dinilai berhasil menjalankan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan di tingkat masyarakat.
Secara keseluruhan, perwakilan Kabupaten Jember mengikuti kegiatan Jatim Environment Community Award 2025 dengan tertib, penuh antusias, dan rasa bangga. Berbagai penghargaan yang diraih menjadi motivasi untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pemerintah Kabupaten Jember berharap capaian ini dapat mendorong semakin banyak pihak untuk berperan aktif mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan demi generasi mendatang.