Scan Barcode Siskaperbapo di Pasar, Warga Jember Kini Bisa Pantau Harga Sembako Secara Realtime
- 25 Mei 2026
- Dibaca 186 Kali
Bagikan Via:
Scan Barcode Siskaperbapo di Pasar, Warga Jember Kini Bisa Pantau Harga Sembako Secara Realtime
JEMBER, 25 MEI 2026 - Warga Kabupaten Jember kini dapat memantau harga bahan pokok secara realtime hanya dengan memindai barcode yang tersedia di sejumlah pasar tradisional. Inovasi digital ini diterapkan untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi harga sembako secara cepat, akurat, dan transparan.
Barcode tersebut dipasang di beberapa pasar pantauan, seperti Pasar Tegal Besar, Pasar Kreongan, Pasar Tanjung, dan Pasar Wirolegi. Melalui pemindaian menggunakan telepon seluler, masyarakat dapat langsung mengakses data harga komoditas yang terhubung dengan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Provinsi Jawa Timur.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Pengendalian Barang Pokok Penting Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember, Lilik Makhfiyah, S.Pd., M.Pd, mengatakan pemasangan barcode tersebut merupakan bagian dari upaya digitalisasi layanan informasi perdagangan di pasar tradisional.
“Melalui barcode ini, masyarakat bisa melihat harga bahan pokok secara realtime karena datanya langsung terintegrasi dengan Siskaperbapo Provinsi Jawa Timur,” ujarnya, Senin 25 Mei 2026.
Menurut Lilik, masyarakat kini tidak perlu lagi bertanya kepada petugas pasar atau mencari informasi harga dari berbagai sumber. Cukup dengan memindai barcode yang tersedia di area pasar, warga dapat mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok secara aktual.
Informasi yang tersedia meliputi berbagai komoditas penting, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, daging ayam, hingga daging sapi. Data harga diperbarui secara berkala agar sesuai dengan kondisi pasar terkini.
Siskaperbapo sendiri merupakan sistem informasi milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang digunakan untuk memantau ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok di berbagai daerah. Sistem tersebut menghimpun data harga dari sejumlah pasar tradisional yang diperbarui secara rutin.
Penerapan barcode di pasar pantauan ini menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan publik. Selain meningkatkan keterbukaan informasi harga pangan, langkah tersebut juga diharapkan dapat mendorong literasi digital masyarakat.
Diskopumdag Jember berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan fasilitas tersebut agar dapat merencanakan kebutuhan belanja sehari-hari dengan lebih bijak sesuai perkembangan harga di pasaran. (za)