logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Sejak Dini Warga Tegalgede Dikenalkan Budidaya Maggot, Lurah Shierley Dorong Jadi Budaya Kelola Sampah

  • 06 Juli 2026
  • Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
sejak-dini-warga-tegalgede-dikenalkan-budidaya-maggot-lurah-shierley-dorong-jadi-budaya-kelola-sampah-20260706

Sejak Dini Warga Tegalgede Dikenalkan Budidaya Maggot, Lurah Shierley Dorong Jadi Budaya Kelola Sampah

JEMBER, 06 JULI 2026 – Pemerintah Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, terus memperkuat edukasi pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot. Program tersebut menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak, sebagai upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini sekaligus mendorong lahirnya budaya mengelola sampah berbasis ekonomi sirkular.

Dalam kegiatan edukasi yang digelar di lingkungan Kelurahan Tegalgede, Sabtu, 04 Juli 2026, anak-anak diperkenalkan dengan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) atau maggot sebagai salah satu solusi pengolahan sampah organik. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran, mulai dari proses pemanfaatan sisa makanan sebagai media pakan larva hingga pengolahan hasil budidaya menjadi produk bernilai ekonomi.

Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, ST., MM., mengatakan pengenalan budidaya maggot sejak dini merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. Menurutnya, perubahan perilaku terhadap pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan keluarga dan ditanamkan sejak anak-anak.

"Kami ingin anak-anak di Kelurahan Tegalgede tumbuh dengan pemahaman bahwa sampah organik bukanlah limbah yang harus dibuang begitu saja. Melalui budidaya maggot, mereka belajar bahwa sampah dapat diolah menjadi pupuk dan pakan yang bernilai ekonomis. Harapannya, kebiasaan baik ini menjadi budaya masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus membuka peluang usaha di masa depan," ujar Shierley.

Ia menjelaskan, maggot memiliki kemampuan mengurai sampah organik dalam waktu relatif singkat sehingga mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA). Selain menghasilkan kasgot atau residu yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik, maggot juga memiliki kandungan protein tinggi sehingga banyak dimanfaatkan sebagai pakan alternatif bagi ikan, unggas, maupun ternak lainnya.

Menurut Shierley, keberhasilan program tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah kelurahan. Keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting agar pengelolaan sampah organik dapat berjalan secara berkelanjutan. Karena itu, pihaknya terus menggandeng kader lingkungan, kelompok masyarakat, lembaga pendidikan, hingga lembaga pemberdayaan masyarakat untuk memperluas edukasi budidaya maggot.

Salah satu mitra yang berperan aktif dalam program tersebut ialah Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Reng Tegalgede. Selain menyebarluaskan edukasi kepada masyarakat, komunitas tersebut juga terlibat dalam pengelolaan budidaya maggot serta membangun kemitraan dengan warga untuk mengembangkan pengolahan sampah organik berbasis masyarakat. Kolaborasi itu diharapkan mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mandiri, produktif, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi warga.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kelurahan Tegalgede juga menargetkan terbentuknya ekosistem ekonomi sirkular berbasis lingkungan. Sampah organik yang sebelumnya tidak bernilai diolah menjadi produk bermanfaat, sehingga mampu mendukung kebersihan lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.

Ke depan, Kelurahan Tegalgede berkomitmen memperluas edukasi dan praktik budidaya maggot kepada lebih banyak warga. Langkah tersebut diharapkan mampu membentuk generasi yang peduli lingkungan serta menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari budaya hidup masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, inovasi ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan menjadi model pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat yang memberi manfaat nyata bagi Kabupaten Jember. (sar)

Galeri Foto