Sembilan Siswa Asal Kecamatan Balung Ikuti Hari Pertama MPLS Sekolah Rakyat Kabupaten Jember
- 13 Juli 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
Sembilan Siswa Asal Kecamatan Balung Ikuti Hari Pertama MPLS Sekolah Rakyat Kabupaten Jember
JEMBER, 13 JULI 2026 -Sebanyak sembilan siswa asal Kecamatan Balung resmi memulai perjalanan pendidikan di Sekolah Rakyat Kabupaten Jember pada Senin (13/7/2026). Para siswa tersebut terdiri atas tiga siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), tiga siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan tiga siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sebelumnya dinyatakan lolos dalam proses seleksi Program Sekolah Rakyat.
Pada hari pertama, para siswa mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai langkah awal untuk mengenal lingkungan belajar, tenaga pendidik, serta tata tertib yang akan diterapkan selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Keberangkatan para siswa menuju lokasi Sekolah Rakyat didampingi langsung oleh perwakilan Kecamatan Balung sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada peserta didik yang memperoleh kesempatan mengikuti program tersebut. Pendampingan ini juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kecamatan Balung dalam memastikan para siswa dapat memulai pendidikan dengan baik dan penuh semangat.
Camat Balung, Agus Sucahyo, S.Sos., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kesempatan yang diterima para siswa asal Balung. Menurutnya, Program Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi anak-anak yang membutuhkan.
"Kami mengucapkan selamat kepada sembilan siswa asal Kecamatan Balung yang hari ini mulai mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, belajar dengan sungguh-sungguh, serta tetap menjaga semangat dan disiplin. Semoga kelak menjadi generasi yang berprestasi dan mampu membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Jember," ujar Agus.
Pemerintah Kecamatan Balung juga berharap para orang tua terus memberikan dukungan moral kepada putra-putrinya selama menjalani pendidikan. Dengan sinergi antara pemerintah, keluarga, dan pihak sekolah, diharapkan para siswa dapat berkembang secara optimal serta meraih masa depan yang lebih baik melalui Program Sekolah Rakyat.Jika yang dimaksud memang 3 SD, 3 SMP, dan 3 SMA, maka jumlahnya adalah 9 siswa, bukan 6.