logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Serap Aspirasi Revitalisasi Pasar Tanjung, Diskopumdag Jember Dengarkan Langsung Keluhan Pedagang

  • 25 April 2026
  • Dibaca 185 Kali
Bagikan Via:
serap-aspirasi-revitalisasi-pasar-tanjung-diskopumdag-jember-dengarkan-langsung-keluhan-pedagang-20260426

Serap Aspirasi Revitalisasi Pasar Tanjung, Diskopumdag Jember Dengarkan Langsung Keluhan Pedagang

JEMBER, 25 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan pasar tradisional. Salah satu upaya yang dilakukan ialah menggelar serap aspirasi terkait rencana revitalisasi Pasar Tanjung pada Jumat, 24 April 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan antusiasme tinggi, terutama dari para pedagang sebagai pelaku utama aktivitas ekonomi di pasar. Forum ini dihadiri langsung oleh Kepala Diskopumdag Kabupaten Jember, Dra. Sartini, M.M., bersama Kepala Bidang Perdagangan Lilik Makhfiyah, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Asvita, staf pengelola Pasar Tanjung, serta perwakilan pedagang dari berbagai komoditas.

Serap aspirasi ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan pedagang. Tidak sekadar menampung masukan, forum tersebut juga mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, khususnya dalam rencana revitalisasi Pasar Tanjung sebagai salah satu pusat ekonomi tradisional di Jember.

Revitalisasi pasar tradisional, menurut pemerintah, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan daya saing pasar rakyat di tengah pertumbuhan pasar modern. Pasar tradisional dinilai tetap memiliki peran strategis sebagai penopang ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil.

Dalam kesempatan itu, Sartini menegaskan bahwa proses revitalisasi akan dilakukan secara transparan dan berbasis hasil diskusi dengan para pedagang.

“Kami akan menyusun feasibility study atau perencanaan yang nantinya disampaikan kepada panjenengan semua, para pedagang, untuk didiskusikan bersama agar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan bersama,” ujarnya.

Melalui pendekatan partisipatif ini, pemerintah berharap revitalisasi Pasar Tanjung dapat berjalan optimal serta benar-benar menjawab kebutuhan para pedagang dan masyarakat. (hna)

Galeri Foto