logo ppid jember kim
Oleh : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Sosialisasi Rencana Pengadaan Tanah Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) di Jember Digelar Dua Hari

  • 07 Agustus 2026
  • Dibaca 38 Kali
Bagikan Via:
sosialisasi-rencana-pengadaan-tanah-pembangunan-jalan-lintas-selatan-jls-di-jember-digelar-dua-hari-20260807

Sosialisasi Rencana Pengadaan Tanah Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) di Jember Digelar Dua Hari

JEMBER, 07 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Jember secara sinergis menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Rencana Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Jember. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat mengenai rencana pembangunan infrastruktur jalan nasional tersebut. Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Jember turut hadir dalam agenda ini untuk memberikan dukungan serta masukan strategis terkait perencanaan wilayah.

Pada hari pertama, Rabu, 05 Agustus 2026, sosialisasi dilaksanakan di Balai Desa Sumberrejo dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti oleh warga dari Dusun Krajan (34 orang), Dusun Curah Rejo (31 orang), dan Dusun Watuulo (32 orang). Sementara itu, sesi kedua dihadiri oleh warga dari Dusun Bregoh dengan total 70 orang peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada hari kedua, 06 Agustus 2026, di Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, yang juga terbagi menjadi dua sesi untuk warga Dusun Krajan (69 orang) dan Dusun Mandilis (123 orang).

Dalam setiap rangkaian sosialisasi, tim pelaksana memberikan penjelasan mendalam mengenai maksud, tujuan, serta tahapan pengadaan tanah. Materi yang disampaikan mencakup mekanisme penetapan ganti kerugian yang dilakukan secara adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini dilakukan guna menjamin hak-hak masyarakat pemilik tanah tetap terjaga dan terlindungi selama proses pembangunan berjalan.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan BAPPERIDA Kabupaten Jember, Ainur Rofiq Kurniawan, S.T., M.T., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa proyek ini memberikan dampak luas bagi kemajuan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Jember berharap pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal dalam mempercepat realisasi pembangunan Jalan Pantai Selatan (Pansela). Kehadiran Pansela diharapkan menjadi jalur alternatif yang menghubungkan antarwilayah di kawasan selatan Jawa, sehingga mampu meningkatkan konektivitas antar kabupaten. Selain memperlancar arus transportasi, pembangunan Pansela juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka akses terhadap potensi wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di Kabupaten Jember secara umum maupun di wilayah selatan Kabupaten Jember secara khusus,” ujar Ainur Rofiq Kurniawan, S.T., M.T.

Pembangunan koridor Pantai Selatan di wilayah selatan Kabupaten Jember diproyeksikan akan memberikan stimulus bagi perekonomian lokal. Tidak hanya meningkatkan kelancaran mobilitas barang dan jasa, kehadiran jalan lintas ini juga diharapkan mampu membuka simpul-simpul pertumbuhan ekonomi baru. Dengan aksesibilitas yang lebih baik, sektor pertanian, perdagangan, serta potensi pariwisata bahari yang ada di sepanjang pesisir selatan Jember dipastikan akan berkembang lebih pesat.

Kehadiran BAPPERIDA Kabupaten Jember dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan nyata terhadap sinergi antara pemerintah tingkat provinsi dan daerah. Melalui pendekatan yang transparan, persuasif, dan partisipatif, diharapkan pembangunan JLS ini dapat berjalan dengan lancar. Partisipasi aktif dari warga di berbagai dusun di Desa Sumberrejo dan Desa Sanenrejo menjadi bukti kuat bahwa masyarakat mendukung terwujudnya pemerataan infrastruktur yang inklusif untuk kesejahteraan bersama di masa depan.tuk kesejahteraan bersama di masa depan. (tqr)