Sosialisasikan Internet Sehat Dan Aman ( INSAN ) Menuju Program Sekolah Ramah Anak Untuk Jenjang Sekolah Dasar
- 04 April 2023
- Dibaca 1033 Kali
Bagikan Via:
Sosialisasikan Internet Sehat Dan Aman ( INSAN ) Menuju Program Sekolah Ramah Anak Untuk Jenjang Sekolah Dasar
Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember memberikan Sosialisasi Internet Sehat Dan Aman Menuju Sekolah Ramah Anak. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 112 orang peserta didik Kelas 5 (lima), wali murid dan Bapak Ibu Guru yang bertempat di SD Darus Sholah. Jl. Moh Yamin No. 25, Tegal Besar, Kec. Kaliwates, pada hari Selasa tanggal 4 April 2023
Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Diskominfo memandang perlunya edukasi internet sehat dan aman menuju sekolah ramah anak untuk peserta didik. Sehingga dengan Sosialisasi Internet Sehat Dan Aman ( INSAN ) dapat mewujudkan sekolah ramah, aman, nyaman dan menyenangkan
Kabid Aspirasi Dan Layanan Informasi Publik Diskominfo Kab. Jember, Asfita Dewi, SE memberikan materi tentang pengertian dari Internet, mengapa perlu Internet dan medianya, apa manfaat dari Internet dan beberapa perilaku berinternet yang perlu dihindari, serta tips berinternet dengan sehat dan aman
Kepada siswa siswi SD Darus Sholah, Asfita membagikan tips cara berinternet & bermedia sosial yang sehat dan aman, yaitu antara lain :
1. Pastikan Kata sandi ( User dan Pasword ) tidak diberikan ke teman atau ke orang lain
2. Pintar memilih teman, berteman hanya kepada orang yang dikenal, dan jangan ragu untuk hapus pertemanan atau blokir akun jika ada yang berkata tidak sopan melalui medsos
3. Selalu menanyakan kebenaran informasi yang didapat dari Medsos kepada Bapak/Ibu Guru, Orang tua, Saudara tertua dan Keluarga
4. Pilih pilih data Video dan Foto saat dibagikan di Medsos
5. Jangan bertemu langsung sendirian dengan orang yang baru kita kenal di Medsos
6. Istirahat Online
7. Cari tahu proteksi diri / membatasi berinternet melalui media social
Pemateri kedua dari pihak Diskominfo, yaitu Sri Wahyuni M.Kes. menjelaskan tentang Tips bagaimana Internet Sehat Bikin Hebat. Selain itu Sri Wahyuni juga memberikan edukasi kepada guru dan orang tua secara panjang lebar terkait bentuk maupun dampak dari perundungan, Waspada Cyberbullying, dan Tanda Anak menjadi korban cyberbullying.
Perundungan adalah tindakan kekerasan atau tindakan agresif yang terjadi berulang-ulang. Itu kemudian membuat para pelakunya merasa senang dengan apa yang dia lakukan kepada korbannya. Orang tua dan Bapak Ibu guru dituntut hadir dan harus peka jika ada perubahan sikap anak, karena ada beberapa alasan kenapa korban perundungan tidak ingin melaporkan kejadian-kejadian tersebut. Pertama, mereka takut akan pembalasan. Kedua merasa malu karena tidak bisa membela diri. Ketiga bisa juga takut tidak percaya, tidak ingin membuat khawatir orang tua, takut nasihat orang tua, takut guru akan memberitahu si pengganggu dan dianggap menjadi pengadu. Sementara orang lain yang malas melaporkan kejadian perundungan mereka merasa khawatir bahwa campur tangan akan membuat mereka menjadi target berikutnya. Salah percaya bahwa tidak ada orang yang bertanggung jawab untuk menghentikan intimidasi. Ditambah lagi keengganan saksi melapor akan menambah peluang terjadinya perundungan ujar Sri Wahyuni.