Sumur Mengering dan Berbau, 120 KK di Rambipuji Kembali Dapat Bantuan Air BPBD
- 08 Oktober 2026
- Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
Sumur Mengering dan Berbau, 120 KK di Rambipuji Kembali Dapat Bantuan Air BPBD
JEMBER, 08 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan. Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan ke Dusun Gumuksari, Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Kamis 08 Oktober 2026.
Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran keempat sebagai bagian dari upaya BPBD Jember memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau.
Bantuan menyasar warga di RT 33 dan RT 34/RW 08. Berdasarkan pendataan di lapangan, terdapat sekitar 120 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan pasokan air bersih. Masing-masing wilayah RT tercatat sebanyak 60 KK terdampak.
Kondisi kekeringan membuat sejumlah sumur warga mengalami kekeringan. Tidak hanya debit air yang semakin berkurang, air dari sumur warga juga dilaporkan mulai berbau dan kotor sehingga tidak layak digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Untuk mendapatkan air, sebagian warga terpaksa menuju sungai yang berjarak sekitar 500 meter dari permukiman. Sementara warga lainnya memilih membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Jember bergerak menuju lokasi sekitar pukul 12.00 WIB. Setibanya di lokasi sekitar pukul 13.00 WIB, petugas langsung berkoordinasi dengan ketua RT/RW sebelum melakukan pendistribusian air bersih.
Sebanyak 5.000 liter air disalurkan ke sejumlah tandon milik BPBD yang telah tersedia di lokasi. Selain distribusi air, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan sekaligus mengimbau warga agar menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan yang tersedia.
“Distribusi ini merupakan upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak kekeringan. Kami juga memberikan edukasi agar masyarakat dapat menghemat penggunaan air selama kondisi kemarau masih berlangsung,” ujar Firman Arifianto, TRC BPBD Kabupaten Jember.
Dengan penyaluran kali ini, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan BPBD Jember di lokasi tersebut hingga 8 Oktober 2026 mencapai 15.000 liter.
BPBD Jember juga telah menyediakan empat tandon air untuk mendukung proses distribusi sekaligus mempermudah warga memperoleh air bersih di tengah keterbatasan sumber air.
Berdasarkan hasil pemantauan dan kondisi kebutuhan warga, BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih kembali dilakukan secara berkala, yakni sekitar empat hari sekali ke wilayah terdampak.
Selama pelaksanaan distribusi air bersih kali ini, tidak terdapat kendala yang dilaporkan. Kegiatan melibatkan BPBD Kabupaten Jember bersama ketua RT/RW dan masyarakat setempat.
Distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari penanganan dampak kekeringan di Kabupaten Jember sesuai kebijakan penanganan bencana daerah, sekaligus bentuk respons cepat BPBD dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau. (bob)