logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Sumur Warga Mengering, BPBD Jember Dampingi Baznas Salurkan 5.000 Liter Air ke Tegal Gede

  • 07 Oktober 2026
  • Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
sumur-warga-mengering-bpbd-jember-dampingi-baznas-salurkan-5000-liter-air-ke-tegal-gede-20261007

Sumur Warga Mengering, BPBD Jember Dampingi Baznas Salurkan 5.000 Liter Air ke Tegal Gede

JEMBER, 07 OKTOBER 2026 – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember membuat 40 keluarga di RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, membutuhkan pasokan air bersih. Kondisi itu mendorong Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember melakukan pendampingan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jember untuk menyalurkan air bersih kepada warga.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan pada Rabu, 07 Oktober 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Air tersebut ditampung di tandon berkapasitas 5.000 liter milik warga yang telah disiapkan sebagai tempat penampungan sementara.

Agen BPBD Jawa Timur yang ditugaskan di BPBD Kabupaten Jember, Rizal Maulana, mengatakan pendampingan dilakukan untuk memastikan distribusi air bersih kepada warga terdampak kekeringan berjalan lancar.

“TRC BPBD Kabupaten Jember melakukan pendampingan Baznas Kabupaten Jember dalam distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter. Air disalurkan ke tandon yang sudah tersedia di lokasi,” kata Rizal.

Menurut Rizal, kekeringan mulai dirasakan warga sejak Juli 2026. Sejumlah sumur warga mulai mengering dengan kedalaman sekitar 8 hingga 10 meter. Sementara itu, sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Kondisi tersebut membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Berdasarkan laporan di lapangan, sebanyak 40 kepala keluarga di RT 04/RW 07 terdampak dan membutuhkan bantuan pasokan air.

Distribusi air bersih tersebut merupakan penyaluran ke-24 untuk penanganan bencana kekeringan di wilayah tersebut. Kegiatan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Selain distribusi air, TRC BPBD Kabupaten Jember bersama Baznas juga melakukan koordinasi dengan perangkat lingkungan serta memberikan edukasi kebencanaan kepada warga.

Rizal mengatakan, pasokan air bersih direkomendasikan dilakukan secara berkala, yakni sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali, selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

“Untuk memenuhi kebutuhan warga, distribusi air bersih direkomendasikan dilakukan setiap dua hari sekali. Di lokasi juga sudah tersedia satu tandon berkapasitas 5.000 liter milik warga,” ujarnya.

Penanganan selanjutnya akan dikoordinasikan dengan dinas terkait untuk mendukung upaya penanganan pascakejadian dan mengurangi dampak kekeringan terhadap masyarakat.

Kegiatan distribusi berlangsung aman dan kondusif tanpa kendala. Unsur yang terlibat dalam penanganan meliputi BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Jember, perangkat RT/RW, Baznas Kabupaten Jember, serta warga setempat. (tgh)

Galeri Foto