logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Arjasa

Supervisi Pemetaan Potensi Masalah MBG di Arjasa, Pastikan Tiga SPPG Siap Dukung Program Pemenuhan Gizi

  • 09 Juni 2026
  • Dibaca 27 Kali
Bagikan Via:
supervisi-pemetaan-potensi-masalah-mbg-di-arjasa-pastikan-tiga-sppg-siap-dukung-program-pemenuhan-gizi-20260610

Supervisi Pemetaan Potensi Masalah MBG di Arjasa, Pastikan Tiga SPPG Siap Dukung Program Pemenuhan Gizi

JEMBER, 09 JUNI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan Supervisi Pemetaan Potensi Masalah yang dilaksanakan pada Senin, 08 Juni 2026. Di Kecamatan Arjasa, kegiatan tersebut menyasar tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Candijati, SPPG Biting, dan SPPG Darsono.

Kegiatan supervisi ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis Kabupaten Jember yang bertujuan mengidentifikasi berbagai potensi kendala sekaligus memastikan kesiapan sarana, prasarana, sumber daya manusia, aspek kesehatan, lingkungan, perizinan, hingga dukungan infrastruktur pada masing-masing dapur MBG.

Berdasarkan pembagian tugas yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Jember, Kecamatan Arjasa menjadi wilayah kerja Tim 3, yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, DPMPTSP, DPRKPLH, Diskopumdag, DPUPR, Diskominfo, dan Disnaker. Tim tersebut melakukan peninjauan langsung ke lokasi SPPG untuk memperoleh gambaran faktual kondisi di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, Tim 3 didampingi oleh Muspika Kecamatan Arjasa, Ketua Puskesmas Arjasa, serta unsur terkait lainnya. Supervisi dilakukan secara menyeluruh dengan meninjau kesiapan bangunan dapur, sistem sanitasi, ketersediaan air bersih, pengelolaan limbah, aspek keamanan pangan, legalitas usaha, hingga kesiapan tenaga kerja yang akan mendukung operasional program.

Kunjungan pertama dilakukan di SPPG Candijati yang berlokasi di Dusun Krajan Barat, Desa Candijati. Tim melakukan pengecekan terhadap kelayakan fasilitas produksi makanan, tata letak ruang kerja, serta memastikan standar kebersihan dan kesehatan lingkungan telah terpenuhi. Selain itu, dilakukan identifikasi terhadap berbagai potensi kendala yang mungkin muncul saat operasional program berjalan, sehingga dapat diantisipasi sejak dini.

Selanjutnya, tim bergerak menuju SPPG Biting yang berada di Dusun Krajan, Desa Biting. Di lokasi ini, perhatian difokuskan pada kesiapan infrastruktur pendukung, akses distribusi makanan, serta kapasitas dapur dalam memenuhi kebutuhan sasaran penerima manfaat. Berbagai masukan teknis juga diberikan oleh masing-masing perangkat daerah sesuai bidang kewenangannya guna meningkatkan kualitas layanan yang akan diberikan.

Supervisi kemudian dilanjutkan ke SPPG Darsono di Dusun Kopang Krajan, Desa Darsono. Selain memeriksa kondisi fisik dapur, tim juga melakukan dialog dengan pengelola untuk menggali berbagai kebutuhan yang masih perlu dipenuhi. Pendekatan ini dilakukan agar seluruh potensi masalah dapat dipetakan secara komprehensif dan menjadi dasar penyusunan langkah tindak lanjut oleh pemerintah daerah.

Camat Arjasa, Andri Purnomo, S.T., M.Si., yang turut memimpin dan mendampingi kegiatan supervisi, menegaskan bahwa pemetaan potensi masalah merupakan langkah penting untuk memastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

“Kegiatan supervisi ini bukan untuk mencari kekurangan, melainkan untuk memastikan seluruh SPPG di Kecamatan Arjasa benar-benar siap menjalankan Program Makan Bergizi Gratis. Dengan pemetaan potensi masalah sejak awal, kita dapat mengidentifikasi kebutuhan, memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu disempurnakan, serta membangun sinergi antarlembaga agar program ini nantinya berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Andri Purnomo.

Menurut Andri, keberhasilan Program MBG tidak hanya ditentukan oleh kesiapan dapur, tetapi juga membutuhkan dukungan lintas sektor yang kuat. Oleh karena itu, keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah dalam kegiatan supervisi menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pelayanan yang terintegrasi.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis yang membutuhkan kolaborasi semua pihak. Kehadiran unsur kesehatan, perizinan, lingkungan hidup, ketenagakerjaan, infrastruktur, perdagangan, hingga komunikasi dan informatika dalam satu tim supervisi menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember untuk memastikan setiap SPPG memenuhi standar yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Melalui kegiatan supervisi ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap seluruh temuan dan hasil pemetaan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti. Dengan demikian, operasional SPPG di Kecamatan Arjasa dapat berjalan secara efektif, aman, dan mampu mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Jember.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari pengelola SPPG. Hasil supervisi nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pemerintah daerah dalam menyempurnakan kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di seluruh wilayah Kabupaten Jember. (aza)

Galeri Foto